Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh, 4 Asteroid Dekati Bumi dalam Jarak Berbahaya

Laboratorium Propulsi Jet oleh NASA memberikan informasi lebih lanjut tentang asteroid ini. Asteroid tersebut diberi nama 2022 GN1 yang lebarnya 30 kaki, 2022 GZ1 yang lebarnya 19 kaki, 2022 GQ1 memiliki lebar perkiraan 28 kaki dan 2022 GA2 yang diperkirakan sekitar 15 kaki.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 09 April 2022  |  08:55 WIB
Batuan luar angkasa asteroid
Batuan luar angkasa asteroid

Bisnis.com, JAKARTA - Kabar mengejutkan disampaikan NASA yang mengatakan bahwa ada setidaknya 4 asteroid akan lebih dekat ke Bumi daripada ke Bulan.

Sebagian besar asteroid telah melintasi planet kita dari jarak jutaan kilometer, memperkecil kemungkinan tabrakan.

Tapi keempat asteroid ini akan meluncur melewati kita pada jarak kurang dari 400.000 kilometer. Dan salah satunya, asteroid seukuran bus akan datang sedekat hanya 126.000 kilometer. Dan seberapa jauh Bulan dari Bumi? 384.400 km! Ini sangat dekat dan kemungkinan serangan asteroid meningkat secara eksponensial tinggi pada jarak ini. 

Bulan lalu, ketika asteroid 2022 EB5 menabrak Bumi, asteroid itu juga seharusnya melintas dari jarak yang sama. Tetapi karena gaya gravitasi Bumi yang kuat, dia ditarik masuk dan menabrak pantai barat Greenland. Sekarang, keempat asteroid ini menimbulkan ancaman yang sama. Jika 2022 EB5 hanya selebar 6 kaki, asteroid ini ukurannya jauh lebih besar.

Laboratorium Propulsi Jet oleh NASA memberikan informasi lebih lanjut tentang asteroid ini. Asteroid tersebut diberi nama 2022 GN1 yang lebarnya 30 kaki, 2022 GZ1 yang lebarnya 19 kaki, 2022 GQ1 memiliki lebar perkiraan 28 kaki dan 2022 GA2 yang diperkirakan sekitar 15 kaki.

Di antara mereka, 2022 GN1 adalah asteroid paling menakutkan yang akan melintas dari Bumi pada jarak hanya 126.000 kilometer, sepertiga jarak antara Bumi dan Bulan.

Tiga lainnya juga diperkirakan akan terbang melewati kita pada jarak 240.000 kilometer, 222.000 kilometer, dan 401.000 kilometer. Untuk informasi lebih lanjut tentang asteroid ini, Anda dapat mengunjungi Database Badan Kecil NASA.

Karena kemungkinan risiko tinggi, Kantor Koordinasi Pertahanan Planet atau PDCO, departemen NASA yang didedikasikan untuk mengamati dan memastikan perlindungan dari ancaman ruang angkasa, terus-menerus mengawasi asteroid ini dan menilai apakah ada di antara mereka yang dapat menyerang Bumi.

Saat ini, serangan ke Bumi sangat kecil kemungkinannya, tetapi hal-hal dapat berubah kapan saja sehingga badan antariksa Amerika tetap waspada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa asteroid stasiun luar angkasa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top