Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Startup OTA Bakal Terdampak PPKM Level 3 Nataru

Amvesindo menilai startup OTA bakal terdampak aturan PPKM level 3 saat Nataru kendati mereka sudah lebih siap.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 24 November 2021  |  16:18 WIB
Ilustrasi startup. - olpreneur.com
Ilustrasi startup. - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA - Penerapan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bakal berdampak langsung pada startup online travel agent (OTA) kendati mereka sudah lebih siap.

Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani menyebut penerapan PPKM level 3 bisa menimbulkan kerugian terhadap startup OTA.

"Seharusnya penerapan Nataru sudah disosialisasikan oleh pemerintah cukup lama sehingga rilis promo-promo oleh para OTA bisa diantisipasi sebelumnya," ujarnya, Selasa (23/11/2021).

Selama pandemi, lanjutnya, startup OTA telah banyak beradaptasi, sehingga banyak ketentuan layanan yang disesuaikan menjadi lebih fleksibel. Hal tersebut untuk mengantisipasi kebijakan-kebijakan pemerintah yang mendadak berubah terkait dengan pandemi.

Dia menambahkan penerapan layanan yang fleksibel dari startup OTA bisa menjadikan promo tiket dan layanan yang telah dibeli dapat segera dibatalkan. Uang konsumen juga dapat dikembalikan secara penuh.

Selain itu, Edward mengatakan kalangan investor terutama yang mendanai OTA seharusnya sudah siap akan risiko tersebut.

"Bagian dari dinamika, dan pandemi masih belum selesai, seharusnya mereka tidak kaget," kata Edward.

Ke depan, lanjutnya, investor akan tetap tertarik pada startup OTA. Walaupun mungkin butuh waktu lebih lama untuk pulih seperti sebelum pandemi terlebih dengan pengetatan yang terjadi di seluruh wilayah pada musim liburan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp PPKM
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top