Optimistis Tetap Tumbuh, Tokopedia Fokus Gaet Pelaku UMKM

Ahmad Thovan Sugandi
Selasa, 26 Oktober 2021 | 05:42 WIB
Pelaku UMKM memanfaatkan marketplace Tokopedia untuk menjual produknya. Digitalisasi UMKM menjadi faktor penting untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19/Bisnis-Dinda Wulandari
Pelaku UMKM memanfaatkan marketplace Tokopedia untuk menjual produknya. Digitalisasi UMKM menjadi faktor penting untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19/Bisnis-Dinda Wulandari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Tokopedia optimistis pertumbuhan bisnisnya dapat tetap berjalan baik di tengah ketatnya persaingan e-commerce saat ini. Kepercayaan itu juga terlihat dari data konsumen dan mitra Tokopedia yang menunjukkan tren positif.

External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan bahwa selama pandemi, antusiasme masyarakat baik dalam menciptakan peluang bisnis daring maupun memenuhi kebutuhan tanpa harus keluar rumah terus meningkat.

“Terlihat dari jumlah pengguna aktif bulanan di Tokopedia yang telah mencapai 100 juta dan jumlah penjual yang saat ini lebih dari 11 juta. Hampir 100 persen di antaranya adalah UMKM, bahkan 94 persennya berskala ultra mikro,” ujar Ekhel pada Bisnis, Senin (25/10/2021).

Sebagai upaya pemulihan ekonomi selama pandemic, Tokopedia meluncurkan program bertajuk Digitalisasi Pasar Tradisional.

Program tersebut berupa kolaborasi bersama pemerintah daerah untuk menggandeng penjual baru, baik individu maupun pasar tradisional di berbagai kota, seperti Semarang, Medan, Palembang, Bandung, Surabaya, Malang, dan Makassar.

Tokopedia juga berupaya melatih dan menjalankan program edukasi terhadap para mitranya di berbagai daerah, terutama UMKM.

Menurut Ekhel, Tokopedia mengutamakan UMKM sebagai salah satu fokus utama karena memiliki peran signifikan terhadap PDB Indonesia. Selain itu, Tokopedia juga mendorong agar masyarakat mau membeli dan mengutamakan produk dalam negeri.

Menyikapi tren ke depan, Tokopedia mengaku masih fokus dalam mengembangkan layanan dengan bisnis model business to consumer (B2C) dengan cara memperluas cakupannya dengan target para pegiat usaha tradisional, seperti pemilik warung, toko kelontong, dan usaha sejenis lainnya melalui pemanfaatan teknologi.

Saat ini, Tokopedia telah melayani lebih dari 500 kecamatan di seluruh Indonesia. Jumlah penambahan kota dan kabupaten di Indonesia yang telah dijangkau mitra Tokopedia pun meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan 2 tahun sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper