Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaringan 5G Bakal Diperluas! Intip Rencana Kominfo

Kementerian Kominfo berencana memperluas jaringan 5G ke seluruh wilayah Indonesia dengan menyiapkan tambahan frekuensi.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  09:33 WIB
Seorang wanita mengoperasikan ponselnya di dekat logo teknologi 5G. - REUTERS/Sergio Perez
Seorang wanita mengoperasikan ponselnya di dekat logo teknologi 5G. - REUTERS/Sergio Perez

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berambisi menghadirkan jaringan 5G yang makin baik dan merata di Tanah Air. Kemenkominfo menyiapkan 1000MHz pada tahun depan untuk digunakan teknologi generasi kelima (5G).

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pada 2021, Kementerian Kominfo telah melakukan pembebasan frekuensi baru untuk layanan seluler sebanyak 90 Mhz. sehingga total tambahan spektrum frekuensi diklaim mencapai 120 Mhz.

Pada 2022, Kemenkominfo berencana menambah frekuensi internet bergerak sebanyak 1.000 Mhz, sehingga total farming dari refarming spektrum frekuensi mencapai 1.120 Mhz.

Sedangkan untuk 2024, Kemenkominfo menambah tambahan 190 Mhz, maka total farming dan refarming mencapai 1.310 Mhz.

"Tambahan spektrum frekuensi akan mempercepat pemerataan jaringan 5G di Indonesia," kata Johnny dalam siaran pers, Rabu (9/6/2021).

Sekadar informasi, rencana penambahan 1000MHz tertulis dalam Peraturan Menteri (PM) Kominfo No. 2/2021 tentang Rencana Strategis Kemenkominfo 2020-2024.

Pemerintah berencana menyediakan pita frekuensi tambahan untuk jaringan bergerak pada 2020–2024. Berdasasarkan Permen No. 2/2021, pada 2021 Kemenkominfo akan mempersiapkan 90MHz untuk seluler dan 1000MHz pada 2022.

Rencana penambahan spekturm ini sempat disampaikan oleh Direktur Penataan Sumber Daya Direktorat Jenderal SDPPI Kominfo Denny Setiawan.

Dia mengatakan spektrum sebesar 1000MHz diperoleh dari pita-pita frekuensi kategori High Band atau pita gelombang milimeter.

Saat ini pita frekuensi gelombang milimeter di Tanah Air masih banyak yang kosong atau tidak berpenghuni, berbeda dengan pita frekuensi yang berada di bawah 6GHz, yang telah digunakan untuk layanan seluler, penyiaran, satelit dan lain sebagainya.

“Pita-pita mmWave itulah yang menjadi kandidat untuk memenuhi target penyediaan tambahan spektrum mobile broadband tahun 2022 sebesar minimal 1000 MHz,” kata Denny.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kominfo teknologi 5G
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top