Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Smartfren Beli Saham Moratelindo, Pelanggan Bisa Naik

Smartfren dan Moratelindo berpotensi mengalami kenaikan jumlah pelanggan jika keduanya melakukan cross selling.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  17:39 WIB
Pelanggan menunggu pelayanan di gerai Smartfren, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (5/1/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Pelanggan menunggu pelayanan di gerai Smartfren, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (5/1/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pembelian 20,5 persen saham PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) oleh PT Smartfren Telecom Tbk. [FREN] berpotensi mendongkrak jumlah pelanggan kedua perusahaan. Pengembangan usaha strategis memungkinkan keduanya melakukan cross selling dengan menawarkan produk tambahan kepada para pelanggan.

Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan langkah perseroan dalam mengakuisisi saham Moratelindo bakal mendorong kinerja perusahaan makin baik, seiring dengan pengembangan usaha strategis yang dilakukan.

Moratelindo yang saat ini memiliki layanan internet rumah yaitu Oxygen.id, dapat menawarkan kepada para pelanggan Oxygen.id – baik pelanggan ritel atau korporasi – produk seluler miliki Smartfren. Begitupun sebaliknya, tenaga pemasar Smartfren juga akan menawarkan produk layanan internet rumah Moratelindo kepada para pelanggan.

Dengan aktivitas tersebut maka terbuka peluang bagi masing-masing perusahaan untuk menambah jumlah pelanggan yang dimiliki, dengan biaya pemasaran yang tetap.

“Moratelindo memiliki tenaga pemasar, kami juga. Tim kami dan Moratelindo bisa saling membantu dalam memasarkan produk, sehingga calon pelanggan nantinya mendapat beragam penawaran,” kata Djoko kepada Bisnis.com, Senin (31/5/2021).

Sekadar informasi, pee Mei 2021 jumlah pelanggan Smartfren diklaim telah mencapai 32 juta. Sementara itu pelanggan korporasi Moratelindo diperkirakan lebih dari 10.000 perusahaan.

Lebih lanjut, kata Djoko, ketika Smartfren telah mengimplementasikan 5G, maka Smartfren juga berpeluang masuk ke para pelanggan korporasi Moratelindo, yang saat ini jumlahnya diklaim telah mencapai belasan hingga puluhan ribu.

Adapun jika 5G belum diimplementasikan, Smartfren tetap diuntungkan karena dapat menjual produk pascabayar di pelanggan korporasi Moratelindo.

Dari sisi pergelaran jaringan, kolaborasi juga membuat pergelaran jaringan di Smartfren lebih luas dan lebih murah.

“Mereka one stop services ke pelanggan mereka dan kami juga one stop services ke pelanggan kami. Ini sangan membantu sekali,” kata Djoko.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartfren telekomunikasi
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top