Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7 Perguruan Tinggi Indonesia Bakal Pakai PLTS

Tujuh perguruan tinggi itu yakni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sebesar 500 kWp, untuk laboratorium dan gedung perkuliahan. Saat ini pembangunan sedang dikerjakan dan pada akhir tahun 2021 sudah bias digunakan untuk kebutuhan di ITN Malang.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 Mei 2021  |  12:01 WIB
Pekerja membersihkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (2/2/2021). - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Pekerja membersihkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (2/2/2021). - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA - Sedikitnya 7 Perguruan Tinggi di Indonesia tahun ini, akan segera memiliki sistem pembangkit listrik tenaga surya sebagai pendukung kegiatannya.

Tujuh perguruan tinggi itu yakni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sebesar 500 kWp, untuk laboratorium dan gedung perkuliahan. Saat ini pembangunan sedang dikerjakan dan pada akhir tahun 2021 sudah bias digunakan untuk kebutuhan di ITN Malang.

Yang kedua sedang dalam pembangunan yakni di 1 Universitas di Kalimantan, 2 Universitas di Jawa Timur, 1 Universitas di Bali, 2 Universitas di Jakarta, dan beberapa lokasi lainnya. Target energi yang dihasilkan adalah sebesar 15 MWp. Proyek ini akan dibangun oleh SUN Energy.

Dion Jefferson, Chief Commercial Officer SUN Energy mengatakan sejalan dengan target bauran energi pemerintah Indonesia di angka 23% pada tahun 2025, industri sistem tenaga surya di Indonesia mulai bergairah. Berbagai sektor perlahan telah melirik sumber energi baru terbarukan sebagai energi alternatif untuk kegiatan operasionalnya. 

Sebagai lembaga yang dianggap sebagai pusat pemikiran para ilmuwan, katanya, sektor universitas mulai menorehkan langkahnya untuk menggunakan energi baru terbarukan dalam skala yang besar.

Selain sebagai solusi dalam upaya penghematan biaya energi untuk kebutuhan energi yang bisa mencapai hingga 30%, kampus memiliki peran mencetak lulusan yang kompetitif sesuai dengan tren bisnis di masa mendatang, salah satunya adalah industri energi baru terbarukan.

Akhir tahun 2020, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) meresmikan PLTS 1MWp Ground Mounted sebagai Laboratorium PLTS terbesar pertama di antara seluruh universitas di Indonesia. Langkah ini merupakan upaya nyata bagi lembaga Pendidikan untuk mendorong terciptanya ilmuwan atau ahli di energi baru terbarukan.

Sementara itu, daftar proyek PLTS SUN Energy pada 2020 lalu yakni di  ITB dan UNDIP, menggunakan PLTS untuk melistriki Gedung perkuliahan.

Kemudian, di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung. Di lahan sekitar 1 hektar, kapasitas energi adalah 1 MW dan menjadi PLTS terbesar di Indonesia yang berada di kawasan pendidikan. PLTS ini tidak hanya digunakan sebagai energi listrik gedung dan kegiatan perkuliahan, tetapi juga dimanfaatkan untuk laboratoirum PLTS, pusat penelitian terkait energi surya sehubungan ITERA akan memasukan PLTS sebagai program mata kuliah sehingga mencetak lulusan siap mengembangkan industri PLTS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perguruan tinggi plts
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top