Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peneliti Temukan Cara Meningkatkan Masa Pakai Baterai Smartphone

Peneliti Japan Advanced Institute of Science and Technology menemukan cara meningkatkan masa pakai baterai smartphone secara signifikan. Baterai tahan lama akan membantu mereka yang mengandalkan organ buatan.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  14:38 WIB
Wanita memegang smartphone dengan aplikasi dompet digital.  - ANTARA
Wanita memegang smartphone dengan aplikasi dompet digital. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Para peneliti dari Japan Advanced Institute of Science and Technology telah menemukan cara untuk meningkatkan masa pakai baterai di smartphone secara signifikan. 

Ini dapat memecahkan masalah yang berulang bagi siapa saja yang memiliki ponsel pintar, karena baterai menurun seiring dengan waktu membuat masa pakai ponsel secara otomatis juga berkurang. 

Para ilmuwan mengatakan kesalahan sebagian besar terletak pada desain baterai lithium-ion yang memberi daya pada smartphone, karena baterai ini menunjukkan penurunan seiring berjalannya waktu. 

Dilansir Gadgets Now, Rabu (5/5/2021), penelitian yang diipimpin oleh Noriyoshi Matsumi menemukan anoda grafit (terminat negatif) yang banyak digunakan dalam baterai membutuhkan pengikut untuk menahan mineral. 

Akan tetapi, pengikat poli (vinilidena flourida) yang saat ini digunakan memiliki beberapa kelamahan yang mengurangi posisinya sebagai bahan pengikat yang ideal. 

Para peneliti sedang menyelidiki jenis pengikat baru yang terbuat dari kopolimer bis-imino-acenaphthenequinone-paraphenylene (BP), yang mereka yakini dapat mengatasi masalah baterai pada smartphone. 

Mereka mengatakan penelitian dapat memiliki konsekuensi yang luas karena sistem cadangan yang lebih andal dapat mendorong konsumen untuk berinvestasi lebih banyak dalam aset mahal, seperti kendaraan listrik. 

Penelitian utama menjelaskan bahwa sementara pengikat konvensional setengah sel hanya menunjukkan 65 persen dari kapasitas aslinya setelah 500 siklus pelepasan muatan, kopolimer BP menunjukkan resistensi 95 persen setelah 1700 siklus. 

Disebutkan juga bahwa baterai tahan lama akan membantu mereka yang mengandalkan organ buatan, selain masyarakat umum yang sangat bergantung pada smartphone, tablet, dan laptop. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone baterai lithium-ion
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top