Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SCTV Siap Hadirkan Siaran Digital di Seluruh Provinsi

SCTV bakal hadirkan siaran digital di seluruh provinsi Indonesia kendati hanya menguasai multipleksing di lima provinsi.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 29 April 2021  |  12:29 WIB
Proses syuting sebuah program televisi di stasiun tv SCTV, salah satu stasiun tv yang dikelola PT Surya Citra Media Tbk. - scm.co.id
Proses syuting sebuah program televisi di stasiun tv SCTV, salah satu stasiun tv yang dikelola PT Surya Citra Media Tbk. - scm.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) bakal menghadirkan siaran digital di 34 provinsi kendati  SCTV dan Indosiar hanya menguasai 9 provinsi dari 22 provinsi yang diseleksi.

VP Corporate Secretary SCTV Gilang Iskandar mengatakan SCTV, Indosiar maupun afiliasinya, berkeinginan untuk melayani masyarakat melalui siaran digital di 34 ibu kota provinsi, dengan mux yang dimiliki atau menyewa kepada penyelenggara lain.

"Sesuai  regulasi, mekanisme yang ada saat ini adalah melalui mux yang dimenangkan atau menyewa kepada penyelenggara mux lain. Tentu harapannya adalah melalui mux sendiri," kata Gilang kepada Bisnis.com, Kamis (29/4/2021).

Di samping itu, sambungnya, kehadiran siaran SCTV di 34 provinsi juga akan mempertimbangkan peluang usaha dan regulasi yang ditetapkan pemerintah.

Sekadar informasi, berdasarkan hasil evaluasi bisnis dan teknis, SCTV terpilih sebagai penyelenggara multipleksing di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat. Kelima provinsi tersebut bukan termasuk dari 11 kota Nielsen.

Gilang mengatakan sebagai penyelenggara multipleksing di 9 provinsi tersebut, perseroan berkomitmen untuk menghadirkan layanan kepada masyarakat dan penyewa mux dengan keandalan perangkat yang mumpuni.

Untuk menjaga kontinuitas sumber daya listrik, pada wilayah-wilayah tertentu, kata Gilang, akan dipersiapkan generator, suplai daya bebas gangguan (UPS) dan voltage stabilizer.

“Kemudian untuk beberapa komponen utama sistem transmisi digunakan redundancy 1+1, untuk menjaga reliabilitas,” kata Gilang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migrasi siaran digital
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top