Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Xiaomi Catatkan Pendapatan 245,9 Miliar Yuan pada 2020

Xiaomi berhasil menjual setidaknya 10 juta unit smartphone premium di dunia sepanjang 2020 dengan harga jual 3.000 yuan atau lebih di China, setara 300 euro di pasar internasional.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 25 Maret 2021  |  21:28 WIB
Xiaomi Redmi 9 Resmi Meluncur di Indonesia. - istimewa
Xiaomi Redmi 9 Resmi Meluncur di Indonesia. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Xiaomi Corporation mencatatkan pertumbuhan pendapatan serta laba yang solid sepanjang 2020 dengan total pendapatan sekitar 245,9 miliar yuan, tumbuh 19,4 persen (year-on-year/yoy).

Dalam rilis resmi yang diterima Bisnis, Xiaomi menuliskan pada 2020, pendapatan perusahaan dari ponsel pintar mencapai 152,2 miliar yuan atau naik 24,6 persen yoy.

“Sepanjang tahun [2020] Xiaomi telah mengapalkan ponsel pintar sebanyak 146,4 juta unit dan tumbuh 17,5 persen yoy,” tulis mereka seperti dikutip Bisnis, Kamis (25/3/2021) 

Sementara itu, pada kuartal IV/2020, pendapatan dari ponsel pintar mencapai 42,6 miliar yuan atau tumbuh 38,4 persen yoy. Selama periode yang sama, pengapalan ponsel mencapai 42,3 juta unit yang menunjukkan pertumbuhan 29,7 persen.

Menurut laporan dari Canalys, Xiaomi pada kuartal IV/2020 telah mempertahankan peringkat nomor 3 secara global dalam hal pengapalan ponsel pintar dengan pangsa pasar 12,1 persen. Xiaomi juga mencatatkan pertumbuhan sepanjang tahun paling besar di antara 5 besar perusahaan ponsel pintar global 

Xiaomi berhasil menjual setidaknya 10 juta unit smartphone premium di dunia sepanjang 2020 dengan harga jual 3.000 yuan atau lebih di China, setara 300 euro di pasar internasional.

Mi 11 yang diperkenalkan pada Desember meraih sambutan meriah, terbukti dengan pengapalan yang melampaui 1 juta unit pada 21 hari pertama sejak dijual. Begitu pula dengan seri Redmi Note 9 yang terjual lebih dari 30 juta unit di pasar global sejak diperkenalkan Maret 2020 hingga 31 Desember 2020.

Adapun, pencapaian ini menyebabkan harga jual rata-rata smartphone Xiaomi naik 6,1 persen yoy menjadi 1.040 yuan pada 2020 dan pada akhir kuartal 2020 menjadi 1.009 yuan atau naik 6,8 persen yoy.

Tidak hanya itu, di sisi lain pertumbuhan dari pendapatan IoT dan produk gaya hidup mencapai 8,6 persen yoy dengan pendapatan sebesar 67,4 miliar yuan. Pada kuartal IV/2020, pendapatan dari segmen produk ini sebesar 21,1 miliar yuan yang mewakili pertumbuhan 8 persen yoy.

Selanjutnya, sepanjang 2020 pengapalan smart TV dari Xiaomi mencapai 12 juta unit yang memastikan kepemimpinan di pasar. Menurut All View Cloud (AVC), pada kuartal IV/2020, pengapalan smart TV Xiaomi menempati peringkat pertama di China untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut dan masuk dalam 5 besar global.

Adapun untuk pengapalan AI Speakers selama 2020 mencapai 10 juta unit, sedangkan WiFi routers melampaui 15 juta unit.

Mengutip laporan IDC pada kuartal III/2020, Xiaomi masuk dalam 3 besar untuk pasar China dalam hal pengapalan perangkat pintar meliputi penjernih udara, robot vacuum cleaner, kamera keamanan pintar, dan lampu pintar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadget xiaomi
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top