Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Ponsel Meleset, Samsung Masih Kantongi Keuntungan Signifikan

Sejumlah analis memperkirakan Samsung masih memiliki banyak ruang pemulihan pada tahun ini, apalagi dengan peluncuran Galaxy S21 yang dilakukan lebih awal pada Januari ini.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 09 Januari 2021  |  10:24 WIB
Samsung Luncurkan Versi Terbaru dari Galaxy A01 Core, Galaxy A01 Core. - istimewa
Samsung Luncurkan Versi Terbaru dari Galaxy A01 Core, Galaxy A01 Core. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Meski Samsung gagal mencapai target penjualan ponsel pintar secara global pada tahun lalu akibat pandemi Covid-19, tak berarti perusahaan asal Korea Selatan ini gagal menengguk keuntungan.

Dilansir phonearena.com, Sabtu (9/1/2021), Samsung memperkirakan dapat menuai keuntungan hingga 9 triliun won (US$8,25 miliar) sepanjang November-Desember 2021 dari penjualan konsolidasi mencapai 61 triliun won (US$55,9 miliar).

Angka tersebut memang tergolong anjlok dari capaian kuartal III/2020, tetapi juga meningkat dari realisasi periode yang sama tahun lalu.

Yang menarik, ketika penjualan keseluruhan Samsung kemungkinan mencatatkan kinerja moderat pada kuarta IV/2020, tetapi laba kuartal akhir tahun lalu diprediksi melonjak 25 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Hal ini mengindikasikan Samsung terus menuai keuntungan di setiap produk yang dijual, yang lebih banyak dikontribusikan dari bisnis penjualan ponsel pintar. Bukan hal baru bahwa bisnis chip memori dan panel display menjadi pendorong bisnisnya saat ini.

Meskipun demikian, sejumlah analis memperkirakan banyak ruang pemulihan pada tahun ini, apalagi dengan peluncuran Galaxy S21 yang dilakukan lebih awal pada Januari ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadget samsung
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top