Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kalah Bersaing dengan Apple, Kinerja Samsung Meleset

Penjualan ponsel Galaxy tercatat melemah pada kuartal lalu seiring dengan dirilisnya ponsel iPhone 5G dan perusahaan China lainnya yang juga meluncurkan ponsel 5G.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  09:29 WIB
Samsung Galaxy Fold 2. - istimewa
Samsung Galaxy Fold 2. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pendapatan Samsung Electronics Co. pada kuartal IV/2020 meleset dari perkiraan analis karena melemahnya penjualan ponsel dan harga chip memori.

Dikutip dari Bloomberg, perusahaan asal Korea Selatan ini mencatatkan pendapatan operasional senilai 9 triliun won (US$8,3 miliar) pada kuartal IV tahun lalu, sedangkan para analis memperkirakan pendapatan operasional bakal berkisar 9,52  triliun won.

Sementara itu, penjualan pada kuartal yang sama mencapai 61 triliun won. Perusahaan ini tidak melampirkan pendapatan bersih atau kinerja masing-masing divisi karena semua itu akan dilaporkan pada Januari tahun ini ketika hasil resmi dirilis.

Penjualan ponsel Galaxy tercatat melemah pada kuartal lalu seiring dengan dirilisnya ponsel iPhone 5G dan perusahaan China lainnya yang juga meluncurkan ponsel 5G.

Berdasarkan data Strategy Analytics, Samsung diperkirakan mengirim sekitar 41 juta ponsel 5G pada tahun lalu. Performa ini di bawah pengiriman Apple sebanyak 52 juta unit dan Huawei sebanyak 80 juta unit.

Perusahaan yang berbasis di Suwon ini berencana meluncurkan ser Galaxy S21 pada 14 Januari mendatang, lebih awal dari biasanya. Kompetitor lainnya yakni Xiaomi Corp, Oppo, dan Vivo juga terus berlomba untuk mengisi pasar yang ditinggalkan oleh Huawei akibat sanksi Amerika Serikat.

“Bisnis ponsel dan memori Samsung kemungkinan bakal kembali pulih mulai dari kuartal I/2021. Permintaan server sedang meningkat karena potensi kekurangan DRAM akhir tahun ini. Tren positif juga akan terjadi pada pasar memori dan berlanjut hingga akhir tahun ini,” kata analis Nomura Financial Investment C.W. Chung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samsung apple

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top