Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OPPO dan Realme Tak Mau Ikut-ikutan Apple Soal Ini

OPPO dan Realme memilih untuk mengambil sikap sendiri kendati Apple mulai menjual ponsel tanpa charger.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  09:05 WIB
Ilustrasi Realme Narzo 20
Ilustrasi Realme Narzo 20

Bisnis.com, JAKARTA – OPPO menyatakan akan tetap menghadirkan ponsel pintar dengan menghadirkan pengisi daya (charger) dalam kotak penjualan sepanjang 2021.

Public Relations Manager OPPO Indonesia, Aryo Meidianto mengatakan bahwa perusahaan belum memiliki niatan untuk mengikuti arus penjualan ponsel tanpa charger yang dipelopori Apple.

“Kami justru belum melihat itu sebagai sebuah tren, mengingat standarisasi charging itu masih berbeda-beda, ada yang memperbesar voltase, ada yang memperbesar ampere, ada yang memiliki 30W, 40W, 65W, hingga 125W jadi masih berbeda-beda,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (28/12/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa perusahaan memiliki sistem pengisian ulang sendiri, berbeda dengan yang banyak digunakan oleh vendor lain dengan adanya VOOC, SuperVOOC dan SuperVOOC 2.0.

“Beberapa teknologi VOOC pun belum di lisensikan dan memang VOOC adalah satu ekosistem antara perangkat, kabel dan adapter sehingga sulit rasanya untuk menjual terpisah,” ujarnya.

Aryo pun mengatakan bahwa sepanjang 2021, perusahaan belum memutuskan untuk menjual perangkat tanpa charger.

Hal senada juga dikatakan Realme. Palson Yi, Marketing Director Realme Indonesia, mengatakan bahwa perusahaan belum memiliki niatan untuk mengikuti arus penjualan ponsel tanpa charger yang dipelopori Apple tersebut.

“Untuk sekarang ini, Realme masih menyediakan charger dalam paket penjualan seluruh ponsel pintar kami,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (28/12/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa perusahaan masih membawa tren setting technology dalam bentuk solusi charging cepat, seperti 65W SuperDart Charge sehingga perusahaan mantap untuk tetap pada metode mereka, mengingat tren penjualan ponsel tanpa charger baru saja diimplementasikan.

“Hingga saat ini, kami belum ada pertimbangan untuk tidak memberikan charger hingga kemudian hari,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadget
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top