Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masa Depan Siaran TV 8K, Bisa Pakai Frekuensi 40 MHz

Akademisi menilai pita frekuensi radio sebesar 40 MHz mampu mengakomodir kebutuhan penyiaran masa depan, termasuk siaran 8K.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 21 Desember 2020  |  19:20 WIB
Masa Depan Siaran TV 8K, Bisa Pakai Frekuensi 40 MHz
Ilustrasi. Warga Palestina menonton televisi menyiarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpidato dimana ia diharapkan mengumumkan bahwa AS mengakui Yerusalem sebagai ibukota Istael, di Kota Tua Yerusalem, Rabu (6/12/2017). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pita frekuensi radio sebesar 40 MHz dinilai cukup untuk mengakomodir kebutuhan teknologi penyiaran ke depan. Jumlah pemain yang diperkirakan makin sedikit dan teknologi yang makin andal akan membuat pemanfaatan frekuensi makin hemat untuk industri penyiaran.

Ketua Program Studi Magister Teknik Elektro ITB, Ian Yosef M. Edward mengatakan teknik modulasi, teknik yang membuat pemanfaatan spekturm frekuensi makin hemat, saat ini terus berkembang.

Teknologi ini dapat diterapkan di teknologi penyiaran terkini seperti 8K, sehingga teknologi 8K tidak memakan spektrum frekuensi terlalu lebar atau boros. Dengan modulasi terbaru, siaran 8K dapat menampung lebih dari 3 program.

“Biasanya perkembangan teknologi diiringi juga perkembangan modulasi jadi tidak harus 8K ditambah lebar pita frekuensi,” kata Ian kepada Bisnis.com, Senin (21/12/2020).

Ian juga meyakini bahwa lebar pita atau bandwidth sebesar 40 MHz yang disiapkan Kemenkominfo di 700 MHz untuk teknologi penyiaran terkini, sudah sangat cukup. Pasalnya, menurut Ian, ke depan selain teknologi makin andal, jumlah pemain di industri penyiaran akan makin ramping.

Perampingan jumlah pemain terjadi karena persaingan yang makin ketat dan gempuran layanan media baru Over The Top (OTT) yang mengikis pemasukan dari iklan.

“Berapa banyak jumlah lembaga penyiaran saat ini? 18? Apakah semua masyarakat menonton 18 siarang televisi tersebut? Tidak juga,” kata Ian.

Ian berpendapat bahwa tantangan terberat dalam peralihan siaran analog ke digital adalah mendorong masyarakat untuk menonton siaran digital. Dari sisi peralatan, masyarakat banyak yang belum memiliki set top box atau dekoder, sehingga tidak dapat menonton siaran digital.

Dekoder adalah alat yang berisikan perangkat dekoder yang berguna untuk mengatur saluran televisi yang akan diterima, kemudian dipilih sesuai kebutuhan. Perangkat ini akan menghasilkan keluaran berupa gambar, suara, dan layanan lainnya untuk televisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi televisi digital
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top