Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRTI Berencana Batasi SMS Promosi Operator Seluler

Ruang lingkup ketetapan BRTI ini dibatasi hanya SMS penawaran yang dikirim oleh operator seluler dan atau penyelenggara jasa penyediaan konten.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 01 November 2020  |  11:21 WIB
Ilustrasi cyber crime
Ilustrasi cyber crime

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia tengah menyusun ketetapan BRTI yang mengatur mengenai aktivitas promosi operator seluler melalui kanal layanan pesan singkat (SMS).

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) berencana memperketat waktu dan jumlah SMS promosi yang diberikan penyelenggara jasa telekomunikasi kepada pelanggan.

Anggota BRTI I Ketut Prihadi Kresna Murti mengatakan ketatapan BRTI nantinya akan mengatur sejumlah prinsip mengenai aktivitas pemasaran – termasuk kegiatan promosi – melalui SMS.

Misalnya,  pembatasan waktu dan jumlah SMS promosi yang boleh dikirimkan oleh operator seluler dan hak konsumen untuk menolak SMS promo.

Ruang lingkup ketetapan BRTI ini dibatasi hanya SMS penawaran yang dikirim oleh operator seluler dan atau penyelenggara jasa penyediaan konten.

Pengiriman SMS penawaran/marketing oleh badan usaha/perorangan, belum diatur dalam rancangan ketetapan BRTI yang sedang disusun ini. 

“Prinsip-prinsip ini yang sedang kami diskusikan, baik internal maupun dengan para operator,” kata Prihadi kepada Bisnis, Sabtu (31/10/2020).

Berdasarkan draf Ketetatapan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia yang diterima Bisnis, ketetapan tersebut hanya memperbolehkan paling banyak 2 pesan singkat untuk setiap jenis penawaran yang diberikan kepada masyarakat. Pengiriman pesan hanya dilakukan pada pukul 08.00 – 17.00 WIB.

Penyedia konten wajib menyediakan sarana kepada pelanggan untuk menerima atau menolak SMS. Kepada pelanggan yang menolak, penyelenggara jasa atau penyedia konten dilarang untuk memberikan SMS penawaran.

Adapun bagi penyelenggara jasa atau penyedia konten yang melanggar sanksinya sesuai dengan perundang-undangan dan diumumkan dalam website Kemenkominfo dan webstie BRTI.

Sementara itu, Group Head Corporate Communication PT XL Axiata Tbk. Tri Wahyuningsih mengatakan perseroan mengapresiasi penyusunan aturan yang sedang dilakukan BRTI tersebut. Secara prinsip, XL berkomitmen untuk mengikuti arahan dan ketentuan yang ada.

“Adapun aturan tersebut berdampak pada kegiatan promosi perseroan, kami belum dapat memberikan  tanggapan karena tentunya kami harus mempelajari terlebih dahulu lebih rinci,” kata Ayu. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi sms brti
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top