Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuota Gratis Kemendikbud, Pelajar Butuh Akses Aplikasi Nonedukasi

ICT Institute menilai pelajar juga membutuhkan akses ke aplikasi nonedukasi seperti YouTube dan Google Drive.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 14 September 2020  |  18:54 WIB
Pelajar SMK.  - Antara
Pelajar SMK. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pelajar dan tenaga pengajar dinilai juga membutuhkan kelonggaran dalam pemanfaatan kuota internet gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), mengingat tidak semua tugas dapat diselesaikan melalui aplikasi belajar yang tercakup dalam subsidi kuota data.

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengakui bahwa kuota bebas akses keseluruh aplikasi dibutuhkan dari proses pembejaran jarak jauh (PJJ).

Sejumlah tugas yang diberikan oleh pihak sekolah dan universitas, menurutnya, hanya dapat diselesaikan melalui aplikasi diluar aplikasi pendidikan, misalnya aplikasi YouTube dan Google Drive. Para pelajar dituntut untuk mengunduh tugas mereka melalui aplikasi tersebut.

“Memang terkadang siswa harus mengunggah tugas ke aplikasi seperi Google Drive, YouTube atau mencari informasi lewat aplikasi tersebut,” kata Heru kepada Bisnis.com, Senin (14/9/2020).

Meski demikian, lanjutnya, pemerintah dalam hal ini Kemendikbud juga harus memastikan bahwa keloggaran dalam mengakses layanan data dari kuota gratis yang diberikan, digunakan oleh pelajar untuk mengakses kanal pendidikan.

Dia khawatir jika nantinya kelonggaran tersebut disalahgunakan untuk menonton video streaming atau mengakses situs belanja daring.

“Jangan sampai karena bebas nanti dipakai nonton Netflix, belanja daring, atau nonton Youtube sehingga kuota habis dan malah untuk PJJ tidak bersisa,” kata Heru.

Sebelumnya, Plt. Ketua Pusdatin Kemendikbud M. Hasan Chabibie mengatakan bahwa kuota internet gratis bagi pelajar dan tenaga pengajar, nantinya juga dapat digunakan untuk mengakses layanan YouTube dan aplikasi lainnya.

Rencananya di dalam kuota gratis internet yang diberikan kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen terdapat sekitar 5GB bagi siswa dan guru, serta 15GB bagi mahasiswa dan dosen, untuk mengakses seluruh aplikasi, termasuk YouTube.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

internet telekomunikasi
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top