Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kepemilikan Weyland Inc. di Weyland Indonesia Menjadi 51 Persen

PT Weyland Indonesia Perkasa merupakan operator layanan pengiriman makanan AtozGo dan e-wallet seluler AtozPay.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  06:27 WIB
Ilustrasi e-commerce - CC0
Ilustrasi e-commerce - CC0

Bisnis.com, NEW YORK— Weyland Tech. Inc., penyedia solusi pemberdayaan bisnis e-commerce, m-commerce, dan tekfin mencapai kesepakatan definitif yang meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Weyland Indonesia Perkasa, dari 31 persen menjadi 51 persen.

PT Weyland Indonesia Perkasa merupakan operator layanan pengiriman makanan AtozGo dan e-wallet seluler AtozPay.

Karena dukungan keuangan historis Weyland atas PT Weyland Indonesia Perkasa (WIP) sebesar US$4,5 juta, transaksi akan diselesaikan tanpa biaya baru untuk Weyland.

Kepemilikan mayoritas seperti dikutip dari www.wallstreetreporter.com, Rabu (26/8/2020) akan memungkinkan Weyland untuk mengonsolidasikan pendapatan WIP pada kuartal mendatang.

Sejak dimulai pada 2018, AtozPay terus mencatat peningkatan jumlah transaksi keuangan melalui platform dompet elektroniknya, dengan total lebih dari US$9 juta volume transaksi kotor sepanjang tahun ini.

Pertumbuhan ini sebagian besar disebabkan oleh adopsi perdagangan seluler dan transaksi tanpa kontak yang lebih besar dengan volume transaksi meningkat setiap bulan sejak awal pandemi Covid-19 global.

Secara keseluruhan, AtozGo dan AtozPay menghasilkan tingkat transaksi kotor tahunan lebih dari US$ 20 juta. Pertumbuhan akuisisi pelanggan dan data konsumen terkait telah menjadi aspek paling berharga dari kedua platform, yang terus menarik mitra utama dan minat tambahan.

Weyland baru-baru ini bermitra dengan ShopeePay, salah satu layanan uang elektronik terintegrasi di Indonesia, untuk meluncurkan kampanye pemasaran bersama baru untuk AtozGo di Jakarta bersama dengan teknologi timbal balik dan layanan yang menawarkan integrasi dari kedua platform.

Jakarta diharapkan menjadi kota terbesar di dunia pada akhir dekade ini, dengan populasi lebih dari 35 juta.

“Kami meningkatkan kepemilikan kami di WIP karena keberhasilannya yang ditunjukkan dan berkelanjutan dengan AtozPay dan AtozGo serta meningkatnya perhatian dari perusahaan seperti ShopeePay,” kata CEO Weyland Tech Brent Suen.

Menurutnya, Weyland Inc. telah didekati oleh beberapa perusahaan teknologi multinasional besar yang tertarik dengan akses strategis ke Indonesia, serta potensi kemitraan yang diluncurkan secara internasional. Hubungan ShopeePay menunjukkan peluang signifikan di masa depan.

“Mendapatkan 51 persen kendali atas WIP juga akan memposisikan Weyland untuk mengambil keuntungan lebih baik dari 'alternatif strategis' potensial dengan AtozGo dan AtozPay karena merger dan akuisisi, serta bisnis secara umum, di kawasan dunia ini terus memanas.”

Transaksi tersebut diharapkan selesai dalam dua minggu ke depan setelah memenuhi persyaratan transaksi tertentu.

Perincian lebih lanjut akan tersedia dalam laporan terkini di Formulir 8-K yang akan diajukan oleh Weyland Inc. dengan Securities and Exchange Commission, dan tersedia di sec.gov dan dari bagian investor di situs web perusahaan di weyland-tech.com.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp investasi startup
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top