Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KitaBeli Himpun Pendanaan Tahap Awal, Nilainya Dirahasiakan

KitaBeli mengaku sedang menghimpun pendanaan tahap awal dengan nominal yang tidak dipublikasikan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  14:19 WIB
Ilustrasi kebutuhan pangan dan rumah tangga di salah satu supermarket di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Rachman
Ilustrasi kebutuhan pangan dan rumah tangga di salah satu supermarket di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang social commerce, KitaBeli mengumumkan pendanaan tahap awal dengan nilai yang tidak dipublikasikan dalam putaran yang dipimpin oleh East Ventures.

Selain East Ventures, Prateek Chaturvedi, Co-founder KitaBeli mengungkapkan bahwa AC Ventures juga bergabung ronde pendanaan tersebut dengan partisipasi dari beberapa angel investor.

“Kami beruntung bisa bekerja sama dengan East Ventures, AC Ventures, dan angel investor yang selalu siap membantu kami setiap hari. Kami berharap untuk tumbuh makin pesat dan membuat berbelanja daring makin bersahabat dan sosial,” katanya dalam siaran pers, Selasa (25/8/2020).

Prateek menjelaskan bahwa konsumen Indonesia sangat sosial, gemar berbagi informasi dengan teman dan keluarga tentang barang yang mereka beli dan beragam diskon mereka dapat.

“KitaBeli merancang fitur yang membuat penggunanya dengan mudah berbagi informasi serta mengajak teman dan keluarga untuk berhemat dengan membeli barang secara berkelompok,” ujarnya.

Menurutnya hal ini adalah sesuatu yang belum tersedia di platform lain. Sekarang, semua bisa berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah.

Sekadar informasi, KitaBeli adalah platform social commerce yang memfasilitasi pembelian barang kebutuhan pokok, Fast Moving Consumer Good (FMCG), dan produk kebutuhan rumah tangga lain secara berkelompok (team buying). Pengguna aplikasi KitaBeli mengundang kenalannya untuk membentuk grup, kemudian membeli produk bersama dengan potongan harga.

Saat ini perusahaan tersebut telah beroperasi di area Jabodetabek. Adapun, model pembelian berkelompok, katanya, mampu mendorong pengguna untuk mengajak kenalannya untuk bergabung dan mengunduh aplikasi KitaBeli. Selain itu, Ivana Tjandra, CoFounder KitaBeli juga mengklaim bahwa nilai transaksi per pengguna di aplikasi KitaBeli terus tumbuh setiap bulan.

“Pengguna KitaBeli suka dengan fitur sosial KitaBeli. Mereka juga puas dengan kecepatan pengiriman barang, 95 persen dari pesanan diantar dalam 2 hari. Dari Jakarta, kami berencana untuk segera memperluas layanan ke kota-kota lain, termasuk kota tier 2-4,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top