Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

March Capital Sediakan US$60 Juta untuk Industri Gim

March Gaming Fund akan berfokus untuk mendanai perusahaan rintisan gaming dengan memberikan mereka pendanaan tahap awal atau seri A.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  10:56 WIB
Permainan Money Heist. - istimewa
Permainan Money Heist. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan modal ventura yang berbasis di Santa Monica, AS, March Capital baru saja meluncurkan March Gaming Fund, yang akan menyediakan dana US$60 juta untuk ditanamkan ke perusahaan rintisan berbasis gim.

Seperti diikutip melalui Finsmes, Senin (24/8/2020) March Gaming Fund pun akan dipimpin oleh Managing Director Gregory Milken yang telah bertanggung jawab atas investasi March Capital di perusahaan-perusahaan gim sejak 2014.

Gregory pun menyampaikan bahwa March Gaming Fund akan berfokus untuk mendanai perusahaan rintisan (startup) gaming dengan memberikan mereka pendanaan tahap awal atau seri A.

Dia menyebutkan bahwa March Gaming Fund akan memberi pendanaan sebanyak 12—15 kali pada startup yang tertarik untuk mengembangkan teknologi, infrastruktur, dan konten gaming.

“Masing-masing pendanaan akan bernilai sekitar US$500.000 sampai US$3 juta. Selain memberi dana, March Gaming Fund juga akan membantu startup untuk mengembangkan relasi mereka,” katanya, Senin, (24/8/2020).

Sejauh ini, March Capital telah menanamkan investasi di beberapa perusahaan gaming, seperti Genvid Technologies, Immortals Gaming Club, Nifty Games, Knock Knock, dan Dorian.

Seperti dikutip melalui GamesBeat, Gregory telah berinvestasi di Small Giant Games. Zynga kemudian mengakuisisi 80 persen saham startup dengan nilai US$560 juta.

Meskipun begitu, di March Gaming Fund, Gregory juga didampingi oleh rekan-rekan yang mempunyai pengalaman dalam menanamkan investasi di startup atau perusahaan besar.

Gregory mengaku bahwa dirinya tertarik untuk menanam modal di perusahaan yang membuat mobile gim dan gim PC. Namun, dia tak terlalu berminat dengan pengembangan gim konsol. Pasalnya, membuat gim konsol memakan biaya yang lebih besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

game modal ventura StartUp
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top