Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Social Bella Raih Pendanaan US$58 juta

Co-Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid menjelaskan pendanaan ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan infrastruktur teknologi.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  15:32 WIB
Ilustrasi Socio Bella. - istimewa
Ilustrasi Socio Bella. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Social Bella Indonesia, perusahaan teknologi di bidang kecantikan dengan platform dagang-el Sociolla, mendapatkan pendanaan US$58 juta dari investor global, termasuk Temasek, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures.

Co-Founder dan Presiden Social Bella, Christopher Madiam mengapresiasi aksi para investor tersebut karena melihat potensi luar biasa dari ekosistem yang sudah dibangunnya sejak lama.

“Pandemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi keseluruhan bisnis secara global. Namun, kami beradaptasi dengan cepat untuk melayani kebutuhan konsumen kami,” katanya, dikutip dari keterangan resminya, Senin (6/7/2020).

Christoper menambahkan kemitraan dengan Temasek, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures  merupakan kunci untuk mendukung misi jangka panjang perusahaan.

“Pengetahuan konsumen kami yang mendalam, dikombinasikan dengan pengalaman luas Temasek serta pengetahuan komprehensif Pavilion Capital dan Jungle Ventures akan peluang bisnis baru, memungkinkan kami untuk memberikan manfaat lebih bagi pelanggan kami melalui serangkaian produk dan layanan otentik yang semakin bervariasi,” lanjutnya.

Kemitraan perusahaan rintisan ini dengan Temasek, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, Social Bella juga mendapatkan investasi Seri D senilai US$40 juta yang dipimpin oleh East Venture Growth (EV Growth), Temasek, Pavilion Capital dan Jungle Ventures.

Sementara itu, Co-Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid menjelaskan pendanaan ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan infrastruktur teknologi.

“Dengan dukungan yang kuat dari aspek teknologi dalam rutinitas kami sehari-hari, kami bertujuan untuk lebih relevan dengan konsumen serta memberikan pengalaman berbelanja dengan lebih baik,” tekannya.

Berdasarkan data Euromonitor, pertumbuhan perusahaan yang bergerak di sektor perawatan kecantikan dan pribadi di Indonesia berpeluang terdongkrak hingga US$8,5 miliar pada 2022.

Dengan dukungan berkelanjutan dari para investornya, Social Bella diakuinya berada pada posisi yang baik untuk membuka potensi pertumbuhan itu dengan model bisnis yang berkelanjutan dan ekosistem yang komprehensif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp investasi startup
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top