Social Bella Raih Pendanaan Seri D US$40 Juta

Co-Founder dan Presiden Social Bella, Christopher Madiam berhadap melalui pendanaan ini, pihaknya dapat menjangkau lebih banyak pecinta produk dan layanan kecantikan di Indonesia melalui teknologi.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 02 September 2019  |  21:57 WIB
Social Bella Raih Pendanaan Seri D US$40 Juta
sociolla.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Social Bella Indonesia (Social Bella) mendapatkan pendanaan seri D sebesar US$40 juta yang dipimpin oleh EV Growth dan Temasek bersama para investor baru lainnya yaitu EDBI, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures.

Co-Founder dan Presiden Social Bella, Christopher Madiam berhadap melalui pendanaan ini, pihaknya dapat menjangkau lebih banyak pecinta produk dan layanan kecantikan di Indonesia melalui teknologi.

Saat ini, secara kumulatif sudah ada lebih dari 20,2 juta pengunjung yang telah bergabung dengan platform Social Bella sejak 2018, baik melalui website Sociolla, platform SOCO, dan Beauty Journal

“Target kami adalah merangkul 100 juta pengguna (unique visitors) ke dalam ekosistem terpadu kami, yaitu SOCO, Sociolla.com dan Beauty Journal pada tahun 2021,” ungkap dalam rilis yang diterima Bisnis, Senin (2/9/2019).

Sementara itu, Co-Founder dan CEO Social Bella, John Rasjidmenjelaskan bahwa pendanaan yang dikumpulkan dari seri terbaru ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan, utamanya yang berkaitan dengan pengembangan teknologi.

“Kami akan berinvestasi lebih untuk membangun aset digital kami, yaitu SOCO. Dengan memfokuskan diri pada peningkatan kualitas user experience, platform ini mengintegrasikan Sociolla dan Beauty Journal guna menjawab kebutuhan wanita Indonesia akan pengalaman berbelanja yang lebih optimal, relevan dan personal,” terangnya.

Layaknya industri di Indonesia pada umumnya, industri kecantikan dan perawatan diri berkembang dengan begitu pesat dan menarik perhatian banyak investor.

Laporan e-Conomy yang dikeluarkan Google dan Temasek menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, sektor e-commerce merupakan sektor yang tumbuh paling dinamis di Asia Tenggara dengan pertumbuhan lebih dari 4x sejak 2015.

Lebih dari itu, pasar e-commerce lokal pun tumbuh paling cepat dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, dengan kurang lebih 50% yang dibelanjakan berasal dari Indonesia,  dengan total nilai USD 12 miliar. 

Social Bella sebelumnya menutup pendanaan seri C yang dipimpin oleh EV Growth, joint venture dari East Ventures), SMDV, dan Yahoo! Japan Capital. Istyle Inc., perusahaan beauty-tech yang terdaftar secara publik di Jepang, dan UOB Ventures juga berpartisipasi dalam seri pendanaan seri C di tahun 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kecantikan

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top