Huawei Hadirkan Kirin 990 (5g)

Chipset ini dilengkapi efisiensi daya, teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan internet service provider (ISP), yang telah dikembangkan guna meningkatkan pengalaman penggunaan ponsel pintar.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 06 September 2019  |  22:12 WIB
Huawei Hadirkan Kirin 990 (5g)
Logo Huawei - REUTERS/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan teknologi global asal China Huawei, menghadirkan System on Chip (SoC) flagship pertama di dunia, yaitu Kirin 990 (5G).

Chipset ini dilengkapi efisiensi daya, teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan internet service provider (ISP), yang telah dikembangkan guna meningkatkan pengalaman penggunaan ponsel pintar.

Dengan proses manufaktur 7 nm+ EUV, Kirin 990 (5G) diintegrasikan dengan modem 5G sehingga memberikan area lebih kecil dan konsumsi daya yang lebih rendah.

Kirin 990 (5G) merupakan SoC 5G frekuensi penuh pertama yang mendukung arsitektur non-standalone dan standalone, serta TDD/FDD frekuensi penuh.

Hal tersebut memungkinkannya untuk mengakomodasi kebutuhan perangkat keras di bawah jaringan yang beragam dan moda jaringan.

Berbasis kemampuan konektivitas 5G dari Balong 5000, Kirin 990 (5G) menyediakan downlink rate tertinggi 2.3 Gbit/detik dan uplink peak rate 1.25 Gbit/detik dan diklaim dapat memberikan pengalaman 5G terbaik.

Kirin 990 (5G) juga memiliki Arsitektur NPU yang inovatif untuk mendukung kekuatan komputasi kecerdasan buatan. Kirin 990 (5G) merupakan SoC flagship pertama yang berisi NPU dual-core dan dibangun di atas arsitektur Da Vinci.

Kirin 990 (5G) juga mendukung Kirin Gaming+ 2.0 yang ditingkatkan sehingga memungkinkan terjadinya kolaborasi yang efisien antara infrastruktur perangkat keras dan solusi.

Untuk fotografi, Kirin 990 (5G) menyediakan ISP 5.0 terbaru yang mengawali block-matching dan 3D filtering (BM3D) tingkat profesional serta noise reduction (NR) untuk menangkap gambar dengan lebih terang dan tajam di lingkungan yang redup.


Kirin 990 (5G) menjadi yang pertama menggunakan teknologi dual-domain video NR guna menghadirkan pemrosesan noise yang lebih akurat untuk video.

Selain itu, pemrosesan video secara real-time serta rendering berbasis segmentasi AI bisa menyesuaikan warna gambar frame demi frame untuk memberikan kualitas sinematik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
huawei

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top