Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apple Akan Hentikan Praktik Penyimpanan Rekaman Siri

Sebelumnya pada awal Agustus, perusahaan teknologi tersebut menghentikan Siri sementara. Saat itu, Apple melibatkan manusia dalam pengoperasian Siri dengan maksud meningkatkan akurasi rekaman suara Siri, seperti dikabarkan Reuters, Jumat (30/8/2019).
Geofanni Nerissa Arviana
Geofanni Nerissa Arviana - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  16:53 WIB
Logo Apple di satu toko Apple di Munich, Jerman - Reuters
Logo Apple di satu toko Apple di Munich, Jerman - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Apple Inc mengumumkan akan berhenti menyimpan praktik standar penyimpanan rekaman pengguna Siri. Selama ini, Apple menyimpan rekaman pengguna ketika meggunakan asisten pribadi milik Apple, Siri.

Sebelumnya pada awal Agustus, perusahaan teknologi tersebut menghentikan Siri sementara. Saat itu, Apple melibatkan manusia dalam pengoperasian Siri dengan maksud meningkatkan akurasi rekaman suara Siri, seperti dikabarkan Reuters, Jumat (30/8/2019).

Surat kabar The Guardian melaporkan, perusahaan kontraktor yang bekerja untuk Apple mendengar informasi pribadi pengguna, seperti penjualan narkoba dan hubungan seks.

Apple telah menjadikan praktik privasinya sebagai promosi dan selangkah lebih maju dari saingan-saingannya. Upaya ini dilakukan Apple sejak peluncuran Siri pada 2011 untuk membatasi pengumpulan data.

Sebagai contoh, Apple menghapus rekaman suara setelah rentang waktu tertentu. Pengguna diidentifikasi dengan nomor acak dan data seperti pesan pengguna yang belum dibaca tidak dikirim ke server Apple.

Namun, Apple kemudian menggunakan tenaga manusia untuk meningkatkan kualitasnya. Menurut peneliti perusahaan, keputusan tersebut dapat meminimalisir kesalahan pengenalan suara.

Apple mengatakan, rekaman suara yang didengar karyawannya hanya sedikit, kurang dari 0,2% dari penggunaan Siri. Namun, pengguna hanya bisa menghindari penyimpanan suara dengan mematikan Siri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apple
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top