Layanan Suara dan SMS XL Terdampak Mati Listrik, Telkomsel Mulai Pulih

Sementara itu, Telkomsel terus berupaya melakukan percepatan pemulihan layanan telepon dan SMS secara optimal.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  13:47 WIB
Layanan Suara dan SMS XL Terdampak Mati Listrik, Telkomsel Mulai Pulih
Prajurit TNI AD berjaga di kawasan Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (20/08/2019). Penerbangan di Bandara DEO Pasca kerusuhan, Senin (19/08/2019) kembali normal dan masih dijaga ketat aparat TNI. - ANTARA FOTO/Olha Mulalinda

Bisnis.com, JAKARTA — Beberapa base transceiver station (BTS) milik PT XL Axiata Tbk. di Jayapura dilaporkan terkena dampak dari pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu lalu.

Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih mengatakan, pemadaman tersebut menjadi penyebab sempat terganggunya layanan SMS dan telepon XL di Jayapura.

"Dapat kami pastikan bahwa XL Axiata tidak mematikan jaringan SMS atau telepon, terganggunya SMS dan telepon dikarenakan beberapa BTS mengalami pemadaman listrik di area Jayapura," ujarnya, Jumat (30/8).

Dia menambahkan, untuk BTS di area yang tidak terdampak pemadaman listrik di Papua tetap beroperasi dengan normal.

Setelah mengalami gangguan akibat terjadinya pemotongan kabel jaringan optik milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. di Jayapura, Telkomsel melaporkan layanan telepon dan SMS Telkomsel di sejumlah titik di Papua sudah berangsur pulih.

Dalam keterangan resminya yang diterima Bisnis.com, Jumat (30/8), VP Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin, mengatakan Telkomsel terus berupaya melakukan percepatan pemulihan layanan telepon dan SMS secara optimal.

"Telkomsel fokus menjalankan kegiatan pengamanan dan penjagaan aset Telkomsel sekaligus Telkom Group dan akan terus memberikan perkembangan terbaru mengenai kondisi aset-aset Telkomsel dan Telkom Group, terutama di wilayah yang terdampak," ujarnya.

Adapun, untuk saat ini kantor layanan Telkomsel (GraPARI) di kota Jayapura belum dapat beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Namun pelanggan tetap dapat memanfaatkan layanan call center di nomor 188.

Selain itu, perseroan juga terus berkoordinasi secara intensif dengan Kemenkominfo, Pemerintah, TNI, serta aparat penegak hukum lainnya guna membantu pengamanan serta perbaikan di ruang terbuka umum dalam proses percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi, serta memastikan perlindungan karyawan Telkomsel beserta keluarga berjalan lancar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top