Tingkatkan Keamanan Data, Traveloka Perbaru Sistem Berkala

PT Trinusa Travelindo (Traveloka) melakukan pembaruan sistem keamanan secara berkala guna meningkatkan keamanan data pengguna dan menghindari penyalahgunaan data oleh oknum tak berwenang.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  19:07 WIB
Tingkatkan Keamanan Data, Traveloka Perbaru Sistem Berkala
Karyawan beraktivitas di kantor Traveloka, di Jakarta. - REUTERS/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA — PT Trinusa Travelindo (Traveloka) melakukan pembaruan sistem keamanan secara berkala guna meningkatkan keamanan data pengguna dan menghindari penyalahgunaan data oleh oknum tak berwenang.

Senior Vice President Financial Products  Traveloka Alvin Kumarga mengaku perusahaan menerima sejumlah aduan dari penggunanya terkait upaya peretasaan akun pengguna Traveloka Pay Later, di mana oknum menyalahgunakan akun pengguna untuk melakukan pemesanan tiket pesawat dan hotel.  

Terkait dengan hal tersebut, pihaknya menduga keluhan tersebut terjadi sebelum perusahaan memperbarui sistem keamanannya.  Perusahaan juga telah melakukan investigasi dan melakukan penanganan, termasuk di antaranya melakukan ganti rugi yang dialami pelanggan.

“Kami memang pernah menerima aduan seperti ini, dan kami lakukan investigasi. Investigasi ini menjadi salah satu basis kita untuk terus memperbarui sistem keamanan. Kepentingan kita selalu pengalaman pengguna,” ujarnya, Selasa (27/8/2019).

Meski tak bersedia memerinci jumlah aduan terkait upaya peretasan akun penggunannya, namun Alvin mengklaim jumlah aduan mengalami tren penurunan. Hal tersebut terjadi terutama setelah pihaknya meningkatkan sistem keamanan data Traveloka Pay Later.

Dia menambahkan, saat ini perusahaan mengembangkan sistem perlindungan berangkap dan manajemen keamanan demi mencegah aktivitas yang mencurigakan. 

Sistem itu mencakup notofikasi dan verifikasi, autentikasi biometric dengan pengenalan sidik jari atau wajah, penonaktifan akun, hingga kode rahasia.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan fraud management system yang memungkinkan perusahaan memonitor dan mengulas semua transaksi yang terjadi dalam platformnya, sehingga dapat mengidentifikasi dan mencegah transaksi yang dilakukan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Traveloka PayLater adalah fasilitas keuangan dari Traveloka yang memungkinkan pengguna melakukan metode pembayaran dengan cicilan tanpa kartu kredit. Metode pembayaran ini berlaku untuk berbagai produk yang tersedia di platform, termasuk membeli tiket pesawat, hotel, tiket bioskop, dan Traveloka Eats.

 Melalui metode Traveloka PayLater,  pengguna dapat menikmati seluruh produk dan layanan Traveloka dengan mudah dan proses verifikasi yang hanya memakan waktu maksimal 1 jam. Dari sisi kenyamanan, setiap pengguna dimungkinkan untuk melakukan beragam transaksi tanpa harus membayar di muka dan biaya dapat dicicil tanpa kartu kredit dalam jangka waktu 1-12 bulan.

Adapun sejak pertama kali diluncurkan pada kuartal I/2018, pertumbuhan pengguna Traveloka Pay Later diklaim telah tumbuh 50 kali lipat hingga kuartal II/2019.

Senior Director Risk Services Southeast Asia Visa Abdul Rahim menyatakan internet telah menciptakan konektivitas dan melahirkan cara baru untuk bertransaksi. Peningkatan aktivitas transaksi pun berjalan seiring dengan meningkatnya risiko keamanan dan serangan siber.

Dia menyatakan, rata-rata ongkos kebocoran data yang ditanggung perusahaan atau organisasi dapat mencapai US$1,2 juta.

 Dalam menangani kejahatan siber, ungkapnya, Visa menggunakan empat prinsip yaitu devalue data dengan EMV Chips dan Tokenization, proteksi data dengan teknologi PCI dan enkripsi, memberdayakan konsumen, dan harness data yaitu dengan mengidentifikasi kecurangan sebelum terjadi.

 “Risiko keamanan siber membutuhkan tindakan kolektif untuk menjaga integritas ekosistem pembayaran. Kepercayaan konsumen terhadap ekosistem pembayaran sangat penting, Visa bekerja sama dengan Traveloka untuk menjamin keamanan itu” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
StartUp, keamanan siber, Traveloka

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top