Kinerja Moncer, Telkom Fokus Dorong Penetrasi IndiHome

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Persero) berkomitmen terus mendorong pertumbuhan layanan triple playnya, IndiHome.  
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  09:31 WIB
Kinerja Moncer, Telkom Fokus Dorong Penetrasi IndiHome
Layanan triple play - Ilustrasi/tvnerd.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Persero) berkomitmen terus mendorong pertumbuhan layanan triple playnya, IndiHome.  

Pada kuartal II/2019 tercatat pendapatan yang dibukukan oleh IndiHome meningkat tajam secara tahunan dari Rp5,44 triliiun, menjadi Rp8,8 triliiun atau naik 61,5%. 

Pertumbuhan pendapatan tersebut, salah satunya didorong oleh jumlah pelanggan IndiHome yang juga meningkat dari 4,13 juta pada kuartal II/2018 menjadi 6 juta pada kuartal II/2019, naik 45,1%.

Dari 6 juta pelanggan IndiHome, yang berlangganan dual-play diketahui sebanyak 52%  atau sekitar 3,1 juta pelanggan. Sedangkan sisanya yaitu sekitar 2,9 juta pelanggan berlangganan triple play. Adapun untuk ARPU yang dibukukan sebesar Rp260.000.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan IndiHome merupakan salah satu kontributor pendapatan data di Telkom,yang saat ini pertumbuhan data telah lebih besar dibandingkan dengan pendapatan dari suara dan pesan singkat.

Ririek mengatakan dalam jangka pendek peseroan terus akan mendorong layanan data, karena konsumsi data akan terus bertambah ke depannya. Di samping itu, Telkom juga akan mendorong layanan digital.

“Nanti kemungkinan yang akan terus kami dorong adalah IndiHome dan turunannya,” kata Ririek kepada Bisnis.com, belum lama ini.

Dia mengatakan selain memiliki kelebihan layanan triple play, IndiHome juga memiliki layanan tambahan seperti film dan gim.

Ririek mengatakan perseroan juga akan mendorong penetrasi IndiHome, dengan harapan suatu hari nanti, IndiHome tidak hanya mengandalkan serat optik, tetapi juga wireless.

Besarnya torehan yang dibukukan IndiHome selama ini, telah membawa IndiHome sebagai pemain dominan di industri internet tetap atau fix broadbrand..

Laporan Penetrasi & Profil Pengguna Internet Indonesia 2018 yang dirilis APJII, menyebutkan bahwa dari 5.900 sampel yang diwawancarai, hanya 14% responden yang berlangganan internet tetap. Dari angka tersebut, 8,7% berlangganan IndiHome. Sisanya 5,3% diperebutkan oleh perusahaan penyedia internet lainnya seperti Biznet, Link Net, MNC Vision dan lain-lain.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkomsel

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top