10 Megatren 2025 versi Huawei, Robotika di Mana-mana

Berdasarkan hasil olah data kuantitatif dan pengamatan terhadap berbagai kasus, Huawei mengidentifikasi munculnya 10 megatrend baru yang mempengaruhi tatanan kehidupan manusia dan cara mereka bekerja di masa depan, seperti implementasi jaringan 5G.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  04:10 WIB
10 Megatren 2025 versi Huawei, Robotika di Mana-mana
Global Industry Vision (GIV) 2025 - Huawei

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan solusi komunikasi Huawai Technologies Co. Ltd. memprediksi ada 10 megatren yang akan terjadi pada 6 tahun mendatang. Dalam laporan Global Industry Vision (GIV), Huawei mengulas seputar perkembangan dunia teknologi dan industri hingga 2025.

Berdasarkan hasil olah data kuantitatif dan pengamatan terhadap berbagai kasus, Huawei mengidentifikasi munculnya 10 megatrend baru yang mempengaruhi tatanan kehidupan manusia dan cara mereka bekerja di masa depan, seperti implementasi jaringan 5G, maraknya gelaran teknologi berbasis AI, adopsi robot rumahan, hingga pemanfaatan smart assistant dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut 10 Megatrend prediksi Huawei, yang akan terjadi pada 2025

  1. Robotika di kehidupan sehari-hari

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang material, AI perseptual, hingga jaringan menjadi menjadi landasan pengadopsian robotika dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu, dalam laporan GIV bahkan diperkirakan tingkat penetrasi robotika untuk rumahan akan tumbuh hingga 14 persen secara global pada 2025.

  1. Budaya Jarak Jauh

Teknologi 5G  diperkirakan hadir pada  sejumlah perangkat VR/AR, machine learning, dan sejumlah teknologi berkembang lainnya, yang akan membuka cakrawala baru sehingga  budaya dan bisnis tak lagi dipengaruhi oleh jarak, distorsi ruang dan permukaan, maupun masa lalu. GIV memprediksikan jumlah perusahaan yang memanfaatkan teknologi AR/VR akan meningkat sebesar 10 persen.

  1. Zero Search

GIV memperkirakan seiring dengan berkembangnya perangkat teknologi berbasis data (data-driven), nantinya setiap kebutuhan informasi manusia akan langsung tercukupi, manusia tidak lagi mencari informasi namun justru dicari oleh informasi.

GIV memprediksikan bahwa 90 persen pemilik perangkat cerdas akan mengaktifkan teknologi personal assistants cerdas untuk keperluan sehari-hari.

  1. Sistem Transportasi Cerdas

Hadirnya teknologi 5G, akan mendorong munculnya sistem transportasi cerdas, karena karakteristik latensi yang ditawarkan. Bisa saja nanti anda tidak perlu menyetir kendaraan lagi ataupun menyewa supir, karena mobil yang anda gunakan dapat berjalan sendiri. GIV memprediksikan bahwa nantinya 15 persen kendaraan akan dilengkapi dengan teknologi Cellular Vehicle-to-Everything.

  1. Bekerja Berdampingan dengan Robot

Pekembangan teknologi nantinya akan automasi,  usai mendorong terlaksananya transformasi di berbagai lini industri, smart automation diprediksikan juga akan menjangkau lebih jauh lagi di area-area yang membutuhkan presisi tinggi, sarat bahaya, hingga kebutuhan manufaktur yang repetitif dalam rangka mendorong tumbuhnya produktivitas dan keselamatan kerja.

GIV memprediksi untuk setiap 10.000 pekerja akan berdampingan dengan 103 robot di tiap-tiap industri.

  1. Augmented Creativity

Cloud AI diprediksikan akan berperan banyak dalam memangkas biaya dan kendala yang selama ini dihadapi dalam pelaksanaan eksperimen berbasis sains, menciptakan inovasi, hingga di bidang seni. Hal ini diharapkan akan dapat membuka ceruk baru untuk menghasilkan talenta kreatif di industri. GIV memprediksikan bahwa 97 persen perusahaan berskala besar akan menggelar teknologi AI di sistem mereka.

  1. Komunikasi Bebas Hambatan

AI dan analitik big data akan menjadi pembeda dalam membangun komunikasi saat ini dan 6 6 tahun, komunikasi nanti akan lebih bebas hambatan antara perusahaan dengan pelanggan. Akurasi, pemahaman yang baik, serta kepercayaan menjadi faktor utama diwujudkannya sistem komunikasi masa depan.  GIV memprediksikan bahwa nantinya 86 persen data yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan di dunia akan digunakan secara optimal oleh mereka.

  1. Ekonomi Simbiotik

Marakanya perusahaan yang mengadopsi teknologi digital dan aplikasi-aplikasicerdas akan menjadi pendorong terciptanya kolaborasi kuat antar perusahaan, untuk saling berbagi sumber daya. GIV memprediksikan bahwa nantinya seluruh perusahaan akan memanfaatkan teknologi awan dan 85 persen dari seluruh aplikasi yang digunakan dalam bisnis akan berbasis di awan.

  1. Kehadiran 5G

Saat ini teknolgi 5G sudah di depan mata. Kehadirannya membawa potensi yang besar untuk perubahan bagi manusia, bisnis, dan masyarakat.  GIV memprediksikan bahwa pada tahun 2025, 58 persen populasi penduduk di dunia akan dapat menikmati akses 5G.

  1. Tata Kelola Digital Global

Kemajuan teknologi digital perlu berjalan selaras dengan regulasi terkait dalam berbagi data dan setiap penggunaannya. GIV memprediksi pada tahun 2025 bahwa volume data secara global akan mencapai 180 ZB (1 ZB = 1 trillion GB) tiap tahunnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teknologi

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top