Indosat Ingin Jadi 'The Strong Number 2'

Indosat Ooredoo berambisi untuk menjadi operator penyedia jasa telekomunikasi dan layanan digital kedua pada tahun depan.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  15:00 WIB
Indosat Ingin Jadi 'The Strong Number 2'
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG--Indosat Ooredoo berambisi untuk menjadi operator penyedia jasa telekomunikasi dan layanan digital kedua pada tahun depan.

Teddy Kusumayudi, Sales Area Manager Indosat Ooredoo Bandung dan Cimahi, mengatakan selama ini pangsa pasar Indosat tidak kuat di posisi kedua setelah Telkomsel. Saat ini, posisi pangsa pasar Indosat Ooredoo selalu bergantian dengan XL Axiata.

"Tipis, selalu berganti-ganti. Oleh karena itu, ke depannya kami ingin menjadi the strong number two," ujar Teddy, Rabu (10/07/2019).

Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan dalam tiga tahun ini akan mengenjot investasi untuk penguatan layanan.

Dari data Bisnis, Indosat Ooredoo telah berkomitmen untuk membenamkan investasi Rp30 triliun atau US$2 miliar.

Menurut Teddy, salah satu yang mendasari komitmen ini adalah pertumbuhan konsumsi data oleh pelanggan Indosat yang kian bertambah. Dengan investasi tersebut, Indosat yakin dapat memperkuat layanan digital sehingga pelanggan dapat menikmati layanan streaming video, video call dan browsing dengan lebih cepat. Selain itu, dia mengungkapkan investasi ini adalah bentuk persiapan perusahaan untuk menghadapi perkembangan digital ke depannya yang digadang-gadang akan mengusung teknologi 5G.

Teddy menambahkan semua menara BTS Indosat Ooredoo telah dilengkapi dengan teknologi 4G sejak tahun lalu dan perluasan jangkauan serta layanan dilakukan hampir di seluruh wilayah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indosat

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top