Masuk Ramadan, Transaksi Sebulan di Tokopedia Tembus Rp18,5 Triliun

Transaksi tersebut melibatkan 5,9 juta penjual yang tersebar di seluruh Indonesia yang mayoritas penjual adalah pebisnis baru.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  13:57 WIB
Masuk Ramadan, Transaksi Sebulan di Tokopedia Tembus Rp18,5 Triliun
Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya memberikan paparan saat berkunjung ke Wisma Bisnis Indonesia, di Jakarta, Senin (4/6/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA — Tokopedia mencatatkan total nominal transaksi atau Gross Merchandise Value (GMV) sebesar US$1,3 miliar atau setara dengan Rp18,5 triliun sepanjang Mei 2019.

Perolehan GMV yang fantastis itu salah satunya didorong oleh transaksi harian pada puncak Program Ramadan Ekstra yang digelar pada 17 Mei lalu. Tokopedia mengklaim nilai transaksi pada 1 hari tersebur melampaui total akumulasi transaksi selama 6 tahun pertama berdirinya perusahaan.

Co-Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya menyatakan sebagai perusahaan teknologi Indonesia dengan misi pemerataan ekonomi secara digital, Ramadan Ekstra menjadi momentum validasi dampak pemerataan dan pertumbuhan ekonomi baru secara digital.

"Target kami Tokopedia dapat menjadi pusat teknologi yang fokus di Indonesia. Kami bergerak menumbuhkan ekonomi Indonesia sebelum fokus ke arah global," ujarnya, saat konferensi pers, Rabu (19/6).

Dia memaparkan, transaksi senilai Rp18,5 triliun terjadi dari 97% kecamatan di Indonesia, dengan melibatkan 5,9 juta penjual yang tersebar di seluruh Indonesia yang mayoritas penjual adalah pebisnis baru. 

Dia menambahkan, masih banyak inovasi yang dapat dilakukan untuk memberdayakan pelaku Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan teknologi yang disediakan Tokopedia.

Alih-alih mendisrupsi bisnis konvensional dengan teknologi, William menyebut perusahaan yang dipimpinnya memiliki semangat untuk tumbuh bersama UMKM. Dia meyakini lebih dari 60 juta pelaku UMKM harus memanfaatkan teknologi untuk bertumbuh ke depannya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
e-commerce, tokopedia

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top