TryB Investasi Pra Seri A di Startup Fintech Properti Gradana

Selain untuk ekspansi ke minimum 3 kota baru, dana dari TryB akan dimanfaatkan pula untuk pengembangan teknologi.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  14:40 WIB
TryB Investasi Pra Seri A di Startup Fintech Properti Gradana
Properti di Jakarta - Reuters/Darren Whiteside

Bisnis.com,, JAKARTA —Perusahaan modal ventura Asia Tenggara, TryB Group, yang berbasis di Singapura menggelontorkan dana investasi pra seri A ke platfom teknologi finansial (tekfin) properti Gradana, dengan nilai yang tidak dipublikasikan.

Perusahaan rintisan yang didirikan oleh Angela Oetama dan William Susilo Yunior ini menarik perhatian perusahaan ventura yang berfokus pada industri tekfin ini dikarenakan Gradana dinilai mampu menghadirkan alternatif pembiayaan properti secara digital dan menjawab tantangan-tantangan yang ada dalam membuat properti semakin terjangkau.

Co-Founder Gradana  William Susilo Yunior mengatakan, selain untuk ekspansi ke minimum 3 kota baru, dana dari TryB akan dimanfaatkan pula untuk pengembangan teknologi.

“Pengembangan teknologi itu terutama terkait credit scoring capabilities yang berorientasi pada analytics untuk memproyeksikan probabilitas gagal bayar oleh calon peminjam, sehingga proses pengambilan keputusan kredit kepemilikan atau sewa properti di Gradana pun menjadi lebih scalable dan reliable,” ujarnya, seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (29/5).

 Co-Founder Gradana Angela Oetama menyatakan, dukungan TryB akan sangat membantu Gradana dalam melakukan perluasan produk dan penetrasi pasar secara lebih intensif, terutama dengan mengadopsi international best practice melalui jaringan global TryB. 

Prinsipal TryB Group, Herston Powers, mengatakan bahwa Gradana memiliki peluang untuk menjadi perusahaan pembiayaan properti digital pertama di Asia Tenggara, dimulai dari Indonesia, yang menyediakan layanan untuk menjawab berbagai kebutuhan pembiayaan properti, baik itu DP, sewa, renovasi maupun yang berjangka lebih panjang seperti KPR.”

 Gradana, menurut Herston, melalui mekanisme pinjam meminjam berbasis teknologi informasi (peer to peer lending) dan produk-produk yang ditawarkan yaitu GraDP / GraStrata dan GraSewa dapat memberikan solusi dan merupakan suatu breakthrough yang membuat properti sebagai sasaran investasi tetapi tetap juga terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu ada pula GraRenov yang khusus untuk mereka yang butuh dana untuk renovasi. Gradana juga menciptakan suatu ekosistem di mana para stakeholders  dalam pasar properti seperti pengembang, agen properti, perusahaan interior dan renovasi, investor serta bank dapat saling bersinergi dan bahu-membahu membantu memecahkan masalah tersebut.

Herston menambahkan, TryB tertarik berinvestasi pada Gradana bukan hanya karena konsep dan model bisnisnya yang memang dibutuhkan oleh pasar Indonesia, melainkan juga faktor lain seperti tim profesional yang ada di belakangnya.

"Gradana terdiri dari profil-profil yang memiliki pengalaman panjang di dunia startup,  industri properti dan juga perbankan. Pendirinya, William Susilo memiliki sederet portofolio startup dan pernah juga dinobatkan sebagai Top Pengusaha Muda Indonesia di bawah Usia 30 Tahun oleh beberapa media.

“Angela Oetama, Co-Founder Gradana juga sudah malang melintang di industri properti dan pernah menjadi bagian dari Sinar Mas Land, ditambah lagi dengan penasihat dan komisarisnya Freenyan Liwang yang pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Bank Sinarmas" ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fintech

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top