Indosat Gelar Jaringan Lewat Palapa Ring

PT Indosat Tbk, dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi melakukan penandatangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) mengenai pemanfaatan layanan Palapa Ring.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 22 April 2019  |  11:39 WIB
Indosat Gelar Jaringan Lewat Palapa Ring
Logo Indosat Ooredoo di kantor pusat PT Indosat Tbk. - Indosat

Bisnis.com, JAKARTA —  PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) mulai memanfaatakan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Palapa Ring dalam mendorong penetrasi mereka ke luar Jawa.

Belum lama, PT Indosat Tbk, dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi melakukan penandatangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) mengenai pemanfaatan layanan Palapa Ring.

Penandatangan MoU berlangsung di Ruang Rapat BAKTI, Menara Merdeka Jakarta, dilakukan oleh Direktur Utama BAKTI, Anang Latif dan Chief Business Officer PT. Indosat Tbk Intan Sari.

Nota kesepahaman ini bertujuan untuk mewujudkan efektifitas kerja, pola kerja terpadu, terarah dan berkesinambungan dalam proses optimalisasi pemanfaatan layanan Palapa Ring, dalam hal ini adalah Palapa Ring Barat.

Group Head Corcom Indosat Ooredoo Turina Farouk mengatakan, pada prinsipnya ketiga paket Palapa Ring memungkinkan untuk dikerjasamakan penggunaannya oleh Indosat Ooredoo dan Bakti.

Perseroan, sambungnya, mulai memanfaatkan Palapa Ring untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan mereka.

“Indosat berupaya untuk selalu meningkatkan jangkauan dan layanan, dengan Palapa Ring ini beberapa tempat yang belum terlayani atau kapasitasnya belum memadai, memungkinkan untuk dapat dilayani lebih baik,” kata Turina kepada Bisnis, Minggu (21/4/2019).

Adapun, mengenai belanja modal untuk jaringan penghubung atau transport yang mempertemukan titik Palapa Ring dengan titik Indosat, Turina menuturkan pada 2019 pihaknya menganggarkan biaya lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu. Hanya saja, Turina tidak menyebutkan besaran dana yang disiapkan untuk membangun infrastruktur jaringan penghubung.

“Kami merencanakan biaya pembangunan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, utamanya untuk jaringan akses ke lokasi-lokasi pelanggan potensial,” kata Turina.

Untuk diketahui, Indosat Ooredoo telah mengimplementasi teknologi 4G di seluruh jaringannya di Indonesia. Hingga saat ini, jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo telah menjangkau 422 kota/kabupaten dan 80% populasi masyarakat Indonesia.

Indosat Ooredoo berkomitmen untuk terus melanjutkan perluasan jangkauan jaringan 4G pada 2019 dengan menambah sekitar 18.000 BTS 4G serta meningkatkan jumlah BTS yang terhubung dengan jaringan serat optik (fiberisasi) menjadi hampir 30%.

Dengan penambahan tersebut Indosat Ooredoo menargetkan untuk menjangkau 87% dari populasi masyarakat di Indonesia. Adapun total belanja modal Indosat Ooredoo pada 2019 senilai Rp10 triliun.

Sementara itu, Direktur Utama Bakti Anang Latif menjelaskan adanya MoU ini, menjadi langkah awal dalam rangka pemanfaatan layanan Palapa Ring.   “Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi penyelenggara layanan telekomunikasi untuk dapat memanfaatkan peluang ini dan menjadikannya sebagai prospek bisnis ke depan,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indosat, palapa ring

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup