Aplikasi Chatting Kantoran Microsoft Kaizala Atur Grup Sesuai Struktur Perusahaan

Syaiful Millah
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:34 WIB
Aplikasi Microsoft Kaizala/Microsoft
Aplikasi Microsoft Kaizala/Microsoft
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Microsoft Indonesia memperkenalkan aplikasi percakapan yang didesain untuk meningkatkan komunikasi bisnis bernama Kaizala. Aplikasi ini dijalankan pada platform awan Azure dan terintegrasi dengan Microsoft Office 365.

Modern Workplace Business Group Lead Microsoft Indonesia Wahjudi Purnama mengatakan Kizala dihadirkan sebagai komitmen perusahaan untuk memfasilitasi cara kerja baru yang lebih fleksibel.

Dia menerangkan berdasarkan riset yang dilakukan, sebanyak 73% pekerja saat ini telah menggunakan aplikasi percakapan untuk memudahkan pekerjaannya dalam berhubungan dengan klien dan konsumen. 

"Kaizala diluncurkan untuk meningkatkan produktivitas para pekerja melalui aplikasi yang sudah familier dengan beragam fitur penunjang," katanya dalam acara Year End Media Gathering Microsoft Indonesia di Jakarta, Rabu (12/12).

Wahjudi menjelaskan aplikasi Kaizala memiliki tiga pilar utama yang sekaligus menjadi pembeda dengan aplikasi pesan instan pada umumnya yakni komunikasi, manajemen kerja, dan manajemen keamanan. 

Dalam hal komunikasi, menurut Wahjudi, aplikasi ini dapat menampung jumlah orang tanpa batasan. Selain itu, aplikasi ini dapat membuat grup berdasarkan sistem hierarki organisasi atau perusahaan dengan mudah melalui Microsoft Excel. 

Kelebihan lain, adalah fitur manajemen kerja yang memungkinkan pengguna membuat action card berupa jajak pendapat, survei, dan lainnya melalui pesan instan. Kaizala juga dapat memberikan wawasan (insight) dan menganalisis data yang telah dikumpulkan. 

Aplikasi ini akan hadir dalam dua versi, yaitu versi gratis dan versi enterprise yang ditujukan untuk pelaku usaha dengan tambahan fitur yang lebih lengkap. Rencananya, aplikasi Kaizala akan secara resmi diluncurkan dalam waktu dekat. 

"Produk ini sebelumnya telah diluncurkan di beberapa negara, dan baru akan kami luncurkan pada kuartal pertama 2019 di Indonesia," ujar Wahjudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Syaiful Millah
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper