Penjualan Smartphone Huawei Masih Tumbuh di Saat Pasar China Tertekan

Huawei raih pertumbuhan hingga 13,8% sepanjang Q1/2018
Dhiany Nadya Utami | 04 Mei 2018 08:12 WIB
Karyawati memperlihatkan ponsel pintar Huawei Nova 2 Lite di Jakarta, Senin (16/4 - 2018).JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Kendati angka pengiriman ponsel di China merosot hingga di bawah 100 juta unit sepanjang kuartal pertama 2018, Huawei tak terpengaruh dan meraih hasil sebaliknya dengan mengalami pertumbuhan pasar sebesar 13,8% year-on-year secara global.

Laporan Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker dari International Data Corporation (IDC) menyebut pertumbuhan Huawei disebabkan karena merek asal China tersebut berhasil mempertahankan posisi domestiknya sekaligus berekspansi ke berbagai negara lain.  

“Huawei pelan-pelan mulai meningkatkan citranya di pasar global,” demikian bunyi laporan IDC seperti dikutip dari laman resminya, Kamis (3/5/2018).

Meskipun ponsel pintar dari lini premiumnya populer di China, jumlah pengiriman masih didominasi oleh ponselnya dari lini yang lebih terjangkau apalagi Huawei juga memperkenalkan beberapa model baru di kategori low-end dan mid-end.

Adapun, di luar China, merek yang menduduki posisi ketiga top vendor ponsel dunia ini pelan-pelan menggerogoti pangsa pasar vendor lain dan unggul di Spanyol, Jerman, dan Italia. Di ketiga pasar tersebut, ponsel-ponsel versi Lite menjadi pilihan yang paling laris.

Akan tetapi penjualan ponsel dari lini premium seperti P10 dan Mate 10 juga membukukan hasil yang memuaskan dengan perolehan yang lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya P9 dan Mate 9.

IDC juga mengatakan pangsa pasar perangkat midrange dan ultra high-end Huawei menunjukkan perkembangan yang baik dari tahun ke tahun dan Huawei berada dalam posisi yang kuat untuk berkompetisi dengan vendor top lainnya.

Sebaliknya, rekan senegara Huawei yakni Oppo mengalami penurunan pangsa pasar 7,5% sepanjang Q1/2017 dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017. Kini Oppo menduduki peringkat 5 top vendor seluruh dunia dengan perolehan kue pasar 7,1%.

Menurut IDC, hal ini disebabkan merosotnya pengiriman di pasar China sepanjang kuartal tersebut dan bukan karena performa Oppo di pasar global. IDC menyebut di luar China Oppo mengalami kenaikan baik dari sisi jumlah unit pengiriman maupun pangsa pasar.

Tag : smartphone
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top