Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mahasiswa UNAIR Kembangkan Software Pengukur Kadar Busa Pelumas

Lima mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga bekerjasama dengan PT Pertamina Persero kini tengah mengembangkan software pengukur kadar busa minyak pelumas. Program penelitian juga mendapat dukungan pendanaan dari Ditjen Dikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 09 Juni 2016  |  12:42 WIB
Mahasiswa FST UNAIR sedang presentasi tentang pengembangan software pengukur kadar busa minyak pelumas di Lab. PT Pertamina PUG - Bisnis/Istimewa
Mahasiswa FST UNAIR sedang presentasi tentang pengembangan software pengukur kadar busa minyak pelumas di Lab. PT Pertamina PUG - Bisnis/Istimewa
Bisnis.com, MALANG--Lima mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga bekerjasama dengan PT Pertamina Persero kini tengah mengembangkan software pengukur kadar busa minyak pelumas. Program penelitian juga mendapat dukungan pendanaan dari Ditjen Dikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi.
 
Nadifah Taqwina Hartrining Pangestuti, Ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Teknologi (PKM-T) FST UNAIR, kadar busa itu sendiri menjadi parameter dalam quality control pelumas, karena sangat berpengaruh terhadap keausan mesin.
 
Ini satu hal yang baru dikembangkan, sebab selama ini alat uji kebusaan pada laboratorium PT Pertamina Persero masih dilakukan manual yang rentan terhadap ketidakakuratan pembacaan dan memungkinkan terdapat perbedaan persepsi hasil pengukuran yang berpengaruh pada standar kualitas uji suatu pelumas,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (9/6/2016).
 
Karena itulah,  pengujian busa  sangat penting untuk produk-produk pelumas yang digunakan a.l pada kapal laut.
 
Bersama keempat kawannya yaitu Andin Istiqomatul Husnia, Mokhammad Deny Basri, Mokhammad Dedy Bastomi, dan Akhmad Afrizal Rizqi bersepakat mengembangkan software ini karena terlecut oleh kenyataan bahwa sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), dari tahun ke tahun jumlah kendaraan bermotor terus meningkat.
 
Ini menjadi kabar gembira bagi perusahaan yang bergerak di bidang transportasi bermotor, termasuk PT Pertamina Lubricants Gresik.
Apalagi dalam meningkatkan performa mesin kendaraan, sebagai perusahaan minyak terbesar dan satu-satunya di Indonesia, PT Pertamina dituntut menghasilkan produk pelumas berkualitas tinggi sehingga diperlukan pengujian parameter uji pelumas secara cepat dan akurat.
 
Setelah mempelajari permasalahan dan praktik di lapangan, akhirnya dijalin kerja sama dengan laboratorium quality control pelumas PT Pertamina Lubricants Gresik (PUG) dalam menginovasi salah satu alat parameter uji pelumas yakni foaming test.
 
Lima mahasiswa UNAIR itu menjadikan pengembangan ini pada ajang tahunan program PKM-Penerapan Teknologi sebagai kertas-kerjanya yang diberi judul Sistem Segmentasi Citra Sebagai Pengukuran Tendensi dan Stability Volume Busa pada Foaming Test Pelumas di Laboratorium PT. Pertamina Lubricants Gresik Berbasis Borland Delphi 7”.
 
Proposalnya diterima dan dinilai layak untuk menerima dana hibah pengembangan dari Dirjen DIKTI.
 
Nadifa menegakan, alat pengukuran kadar busa pelumas ini diberi nama "FoamLab" dimana software ini menggunakan sistem image processing sebagai salah satu teknik pengukuran volume busanya.
 
Dengan demikian,  FoamLab merupakan software yang dirancang khusus untuk keperluan pengukuran tendensi dan stabiliti pelumas yang memanfaatkan kamera sebagai sensor dengan bahasa pemrograman delphi sebagai pengolah gambar dan video.
 
Tendensi dan stability itu merupakan parameter uji kebusaan. Tendensi sendiri adalah volume busa yang terbentuk saat 10 menit pertama, sedangkan stability merupakan volume busa yang tersisa saat lima menit dari pengukuran tendensi pada kondisi suhu dan sistem diffuser yang terkontrol.
 
Nadifa mengakui,  software ini masih harus melalui uji sertifikasi dan standardisasi pengukuran untuk dapat diterapkan di seluruh Lab. quality control PT. Pertamina di Indonesia sehingga saat tim ini sedang mengkalibrasi FoamLab ini.
 
"Dengan alat ini maka hasil pengukuran uji busa menjadi akurat, saya tidak lagi berdebat dengan teman saat menentukan hasil. Apalagi alatnya bisa berjalan otomatis tanpa ditunggui, dan sangat mudah dioperasikan," kata Komarudin, seorang analis laboratorium di PT Pertamina PUG

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penemuan teknologi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top