Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JEJARING SOSIAL Matikan Eksistensi Kartu Pos

BISNIS.COM, JAKARTA—Situs Jejaring Sosial mematikan keberadaan kartu pos, apalagi 63% orang Indonesia memilih berkomunikasi melalui facebook saat dalam perjalanan bisnis dan wisata.
R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 24 April 2013  |  18:19 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Situs Jejaring Sosial mematikan keberadaan kartu pos, apalagi 63% orang Indonesia memilih berkomunikasi melalui facebook saat dalam perjalanan bisnis dan wisata.

Hasil survei terbaru Skyscanner menyatakan hanya 16% orang yang berlibur masih mengirim kartu pos.

‘‘Jejaring sosial saat ini menjadi cara yang paling populer bagi mereka yang sedang dalam perjalanan untuk berkomunikasi dengan teman dan keluarga di rumah,” kata Tika Larasati, Manajer Skyscanner untuk Pengembangan Pasar Indonesia hari ini, Rabu (24/4/2013).

Menurut dia, hasil survei itu menunjukkan berhubungan dengan keluarga dan teman ketika sedang berlibur sebenarnya memiliki peran penting dalam budaya Indonesia.

Namun, lanjutnya, pertumbuhan budaya internet dan jejaring sosial mengubah cara orang dalam berkomunikasi.

Padahal, Tika menambahkan sebelumnya kartu pos merupakan bentuk komunikasi paling populer bagi mereka yang berada di luar negeri, tapi keberadaan kartu pos digantikan oleh aplikasi jejaring sosial.

Sebanyak 91% responden mengaku mereka lebih memilih berkomunikasi via internet, karena mudah dan dapat dilakukan ketika mereka sedang berjemur di bawah terik matahari.

Dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif setiap bulannya, facebook adalah media yang populer untuk mengirimkan kabar ke rumah (58%).

Bahkan, empat dari lima orang mengaku mengakses dan memperbaharui status mereka setiap dua hari sekali dan 21% lainnya memeriksa kabar terbaru dari akun mereka setidaknya dua jam sekali.

Data Skyscanner menyebutkan, bagi Indonesia negara keempat terbesar pengguna facebook dan negara kelima untuk pengguna twitter terbesar di dunia, hanya 3% dari mereka yang masih mengirimkan kartu pos saat liburan.

Hasil ini menjadikan Indonesia sebagai pengirim kartu pos terendah di seluruh kawasan Asia Pasifik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pos facebook twitter
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top