Kanada Siapkan Rp27,8 Triliun untuk Kembangkan Kecerdasan Buatan (AI)

Redaksi
Senin, 8 April 2024 | 14:51 WIB
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence AI
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence AI
Bagikan

Bisnis,com, JAKARTA - Pemerintah Kanada berkomitmen mengalokasikan dana sebesar US$1,76 miliar atau Rp27,8 triliun dari anggaran federalnya untuk memperkuat sektor kecerdasan buatan dan menjaga Kanada untuk tetap bersaing dalam bidang AI.

Langkah tersebut diumumkan bersamaan dengan pengenalan kebijakan-kebijakan baru, yang mencakup investasi dalam startup terkait kecerdasan buatan, bisnis menengah, dan perusahaan riset untuk "mengamankan keunggulan AI Kanada."

Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau pada Minggu (7/4/2024) bahwa dampak positif akan dirasakan Kanada dari pengembangan pesat dalam kecerdasan buatan generatif.

“Kemajuan pesat AI generatif saat ini akan membuka potensi ekonomi yang sangat besar bagi Kanada, meningkatkan produktivitas secara signifikan, dan mengurangi waktu yang harus dihabiskan pekerja untuk melakukan tugas yang berulang-ulang,” ujarnya.

Melansir dari Reuters Senin (8/4/2024), kebijakan tersebut nantinya akan mengalokasikan investasi sebesar US$1,47 miliar untuk membangun serta memberikan akses terhadap kemampuan komputasi dan infrastruktur teknologi bagi para peneliti, perusahaan rintisan, dan pengembangan kecerdasan buatan Kanada.

Sejumlah tambahan dana sebesar US$147 juta akan dialokasikan untuk startup kecerdasan buatan di sektor teknologi bersih, kesehatan, pertanian, dan manufaktur, sementara $73,5 juta lainnya akan diberikan kepada perusahaan skala menengah dan kecil di bidang kecerdasan buatan untuk meningkatkan produktivitas.

Dana tersebut juga akan ditujukan untuk para pekerja yang mungkin terkena dampak AI, yang akan menerima hingga US$36,8 juta di bawah Program "Sectoral Workforce Solutions" Kanada untuk pelatihan ulang dan keterampilan ulang di berbagai industri yang berbeda.

Menurut laporan terbaru dari perusahaan konsultan CVL Economics, pekerja di industri film dan animasi paling berisiko kehilangan pekerjaan karena AI generatif.

US$50 juta lainnya akan dialokasikan untuk membangun institut keamanan AI untuk melindungi dari "sistem AI yang super canggih dan jahat." US$5,1 juta juga akan dikirim kepada kantor Komisioner AI dan Data untuk menegakkan Rancangan Undang-Undang Kecerdasan Buatan dan Data yang diusulkan.

Trudeau juga mengatakan bahwa inovasi dan teknologi adalah salah satu industri dengan bayaran tertinggi di negara ini. Permintaan untuk merekrut warga Kanada dengan keterampilan kecerdasan buatan juga melonjak dalam setahun terakhir, seiring dengan meningkatnya persaingan global untuk memanfaatkan teknologi tersebut.

Investasi baru ini merupakan bagian dari anggaran 2024 pemerintah Kanada, yang akan disampaikan oleh Menteri Keuangan Chrystia Freeland pada tanggal 16 April. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper