Telkomsel Cs Diramal Masih Tahan Diri Gelar 5G Tahun Ini, Tunggu Insentif

Leo Dwi Jatmiko
Senin, 1 April 2024 | 14:46 WIB
Seorang wanita mengoperasikan ponselnya di dekat logo teknologi 5G./REUTERS-Sergio Perez
Seorang wanita mengoperasikan ponselnya di dekat logo teknologi 5G./REUTERS-Sergio Perez
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Berakhirnya pemilhan presiden 2024 disebut tidak serta merta membuat operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, XL Axiata dan Smartfren menggelar 5G pada tahun ini.

Perusahaan telekomunikasi bergerak tersebut masih menunggu keringanan dari pemerintah dalam menggelar 5G. 

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menilai operator seluler masih akan wait and see dalam menggelar 5G pada tahun ini.

Operator seluler masih menunggu kepastian spektrum frekuensi baru di pita 700 MHz, yang rencanananya bakal digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada tahun ini.  

“Dalam arti bahwa operator ingin memastikan lelang bagaimana proses lelang spektrum frekuensi baru [700 MHz dan 21 GHz] termasuk insentif,” kata Heru kepada Bisnis, Senin (1/4/2024).  

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) menyebut progres lelang spektrum frekuensi 700 MHz dan 26 GHz masih berkutat pada pembahasan insentif di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Lelang spektrum 700 MHz dan 26GHz akan dilakukan bersamaan dengan insentif 5G, sehingga penggelaran 5G akan lebih terjangkau dan kecepatan internet Indonesia pun ikut meningkat. 

Heru mengatakan jika proses lelang masih membutuhkan waktu, maka penggelaran 5G di Tanah Air akan molor, pun jika lelang itu digelar dan harganya mahal maka penggelaran 5G juga akan terhambat. 

“Kita siap-siap operator menunda untuk menggelar 5G secara masif. Ada korelasi antara besaran spektrum dan insentif terhadap keinginan operator menggelar jaringan,” kata Heru. 

Dia mengatakan dengan kondisi biaya regulator operator dalam negeri yang sangat besar, sulit bagi mereka untuk menggelar 5G secara masif. 

Sebelumnya, merujuk pada laporan info memo Telkom, induk Telkomsel, jumlah BTS 5G yang dioperasikan Telkomsel mencapai 654 BTS atau bertambah sekitar 374 BTS secara tahunan pada 2023. Jumlah tersebut naik 133% dibandingkan dengan tahun 2022, yang saat itu berjumlah 280 BTS. 

Sementara itu, PT Indosat Tbk. (ISAT) sangat berhati-hati dalam menggelar 5G. Indosat memilih untuk tidak menambah BTS 5G sama sekali pada lalu. Pada 2023, jumlah BTS yang dioperasikan Indosat berjumlah 90 BTS. Jumlah tersebut sama seperti tahun 2022.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper