Siap Saingi Adobe, Canva Akuisisi Perusahaan Software Affinity

Crysania Suhartanto
Jumat, 29 Maret 2024 | 22:41 WIB
Tampilan situs Canva
Tampilan situs Canva
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Platform visual digital Canva mengakuisisi perangkat lunak kreatif Affinity, pesaing Adobe dalam desain digital.

Cofounder dan COO Canva Cliff Obrecht mengatakan, akuisisi ini memperkuat visi Canva untuk membangun rangkaian alat komunikasi visual terlengkap di dunia. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan konten kreatif yang makin meningkat. 

“Komunikasi visual kini menjadi sesuatu yang umum di tempat kerja dan bagi kami, berinvestasi pada strategi-strategi yang memperkaya penawaran B2B adalah inti dari masa depan bisnis kami,” ujar Cliff dalam keterangannya kepada Bisnis, dikutip Jumat (29/3/2024).

Cliff mengatakan, menjelaskan tim Affinity hadir dengan kaliber talenta dan teknologi baru sehingga bisa membantu Canva untuk naik level. 

Lebih lanjut, keputusan akuisisi ini membuat Canva menjadi lebih ramah pada desainer di segala level dan dapat mendukung setiap tahap perjalanan desain.

"Kami giat berupaya untuk terus membuat dobrakan baru untuk menghasilkan perangkat lunak kreatif tingkat profesional yang mudah diakses dan dengan harga terjangkau. Komitmen Canva untuk memberdayakan semua orang untuk berkreasi sangat sejalan dengan nilai-nilai kami" ujar CEO of Affinity Ashley Hewson. 

Ashley mengaku perusahaan cukup senang untuk menjadi bagian dari keluarga Canva. "Dan kita tidak sabar untuk melihat apa yang bisa kami capai bersama," ujar Ashley. 

Adapun, ini bukan pertama kalinya Canva mengakuisisi perusahaan. Pada 2019, Canva mengakuisisi perusahaan penyedia gambar Pixabay dan Pexel. Lalu, pada 2021, mengakuisisi Smartmockups dan Kaleido, sementara pada 2022 Canva mengakuisi Flourish. 

Saat ini, Canva sudah digunakan oleh lebih dari 175 juta orang di 190 negara dan dalam 100 bahasa. Canva juga telah membuat kemajuan signifikan, didukung oleh peluncuran Canva VIsual Suite pada September 2022. Kemudian, Canva juga membuka kantor pertamanya di Eropa pada 2023 di London, Inggris. 

Sementara itu, Affinyity saat ini sudah digunakan lebih dari 3 juta pengguna di seluruh dunia. Hal ini tidak terlepas dari fitur Affinity yang memiliki grafik multi-layer, diagram teknis yang detail, karya seni dan ilustrasi, fitur pembuatan logo, mockup, dokumen, majalah, dan lain-lainnya.   

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper