Bisnis Lesu, Penjualan Oppo dan Apple Anjlok

Rahmad Fauzan
Kamis, 7 Maret 2024 | 17:32 WIB
Penampilan ponsel Oppo Reno 10 5G/Bisnis.com-Crysania Suhartanto
Penampilan ponsel Oppo Reno 10 5G/Bisnis.com-Crysania Suhartanto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Bisnis ponsel pintar di China tercatat negatif pada awal tahun ini. Pengiriman ponsel pintar di Negeri Panda turun 7% sepanjang 6 pekan pertama 2024.

Counterpoint Research melaporkan pengiriman ponsel pintar di China anjlok hingga ke level dobel digit pada periode 1 Januari - 11 Februari 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

"Penurunan terjadi karena keyakinan konsumen yang sedang dalam kondisi lemah serta kurangnya peluncuran produk anyar ponsel-ponsel di segmen high end," tulis GSMA Arena seperti dikutip Bisnis.com, Rabu (6/3/2024). 

Beberapa produk seperti Oppo dan Apple menjadi komoditas yang mengalami penurunan dari sisi pengapalan. Adapun, share pengapalan produk Oppo di China turun 29% yoy, sedangkan Apple anjlok 24% yoy. 

Untuk kasus Apple, analis Counterpoint menjelaskan penurunan terjadi karena 2 faktor. Antara lain, kompetisi yang ketat di segmen pasar premium serta adanya tendensi konsumen Apple untuk menggunakan ponsel pintar dalam jangka waktu lebih lama. 

Sebaliknya, Huawei and Honor menjadi pemain yang mengalami pertumbuhan positif dari sisi pengiriman barang. Pengiriman produk Huawei di China tumbuh 64% yoy pada 6 pekan pertama 2024. Didorong oleh lonjakan permintaan terhadap Mate 60 series. 

Huawei pun bercokol di posisi kedua sebagai produsen ponsel pintar dengan pengiriman terbanyak di belakang Vivo. 

Sementara itu, pengiriman barang Honor naik moderat sebesar 2% yoy untuk periode yang sama. Honor berada di posisi ketiga dalam hal pengapalan di belakang Huawei. Adapun, Vivo and Xiaomi merupakan top 5 merek ponsel pintar dengan jumlah pengapalan terbanyak pada periode ini. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Kahfi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper