Gemini AI Google Terbaru Rilis, Lampaui ChatGPT?

Afiffah Rahmah Nurdifa
Jumat, 16 Februari 2024 | 09:27 WIB
Logo Google AI Gemini/dok. X.com
Logo Google AI Gemini/dok. X.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Google meluncurkan Gemini 1.5 Pro, chatbot saingan ChatGPT. Setelah perdana rilis pada Desember 2023 lalu, Gemini 1.5 Pro disebut memiliki peningkatan kinerja yang jauh lebih jitu.

Dikutip dari EndGadget, Jumat (16/2/2024) Gemini merupakan model artificial intelligence atau AI rebranding dari chatbot Bard milik Google. Diluncurkan dengan nama Gemini 1.0 Ultra oleh anak perusahaan AI Google, DeepMind.

DeepMind telah mengembangkan Gemini 1.5 Pro sebagai model AI berkemampuan lebih kuat dan serbaguna, sekaligus meyakinkan audiens terkait keamanan AI.

Model kecerdasan terbarunya ini juga untuk membuktian kepada pelanggan dan investor yang disebut khawatir akan pengembangan AI Google yang lebih lambat dibandingkan ChatGPT dari OpenAI.

"Tim kami terus mendorong batasan model terbaru kami dengan mengutamakan keselamatan," kata Sundar Pichai, CEO Google.

Cuitan hadirnya Google Gemini
Cuitan hadirnya Google Gemini

Dia menyebut, Gemini 1.5 Pro bekerja pada tingkat yang lebih efisien dengan persyaratan komputasi yang lebih rendah. Terlebih, model baru ini memiliki kemampuan lengkap dari pemrosesan teks, gambar, video, audio hingga kode.

Gemini 1.5 Pro dapat menangani hingga satu juta unit data yang dapat diproses oleh model AI dalam satu permintaan. Google mengatakan Gemini 1.5 Pro dapat memproses lebih dari 700,000 kata, satu jam video, 11 jam audio, dan basis kode dengan lebih dari 30,000 baris kode.

CEO DeepMinds Demis Hassabis juga mengatakan bahwa perusahaan berhasil menguji versi yang mendukung hingga 10 juta unit data dan mempertahankan akurasi tinggi dalam kueri dengan jumlah data yang lebih besar.

Dalam pengujian ini, pengembang memasukkan sepotong kecil informasi ke dalam blok teks panjang untuk melihat apakah model AI dapat memilihnya. Google mengatakan Gemini 1.5 Pro dapat menemukan teks yang tertanam 99 persen dalam blok sepanjang satu juta unit data.

Gemini 1.5 Pro dapat menjelaskan berbagai detail dari transkrip misi bulan Apollo 11 setebal 402 halaman. Selain itu, dapat menganalisis alur cerita dan peristiwa dari film bisu berdurasi 44 menit yang diunggah yang dibintangi Buster Keaton.

"Karena jendela konteks panjang 1.5 Pro adalah yang pertama di antara model berskala besar, kami terus mengembangkan evaluasi dan tolok ukur baru untuk menguji kemampuan barunya," ujar Hassabis.

Adapun, Google meluncurkan Gemini 1.5 Pro dengan kemampuan yang serupa dengan kemampuan maksimal model GPT-4 OpenAI. Untuk itu, Gemini 1.5 Pro akan memiliki harga berbeda dari sebelumnya untuk mendukung kemampuan tercanggihnya.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper