iFixit Bedah Apple Vision Pro dan Ungkap Kelemahannya, Apa Saja?

Restu Wahyuning Asih
Rabu, 7 Februari 2024 | 08:09 WIB
Pengguna Apple Vision Pro tersenyum menonton video di headset pintar Apple/Apple.com
Pengguna Apple Vision Pro tersenyum menonton video di headset pintar Apple/Apple.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Apple resmi merilis kacamata augmented/virtual reality (AR/VR) Apple Vision Pro dengan harga $3,500 atau setara dengan Rp55 juta.

Kacamata ini dikenalkan publik pada Jumat (2/2/2024) dengan membawa sejumlah teknologi terkini.

CEO Apple Tim Cook mengatakan bahwa Vision Pro akan menjadi teknologi masa depan. Bahkan di hari peluncurannya, banyak masyarakat yang terlihat langsung memakainya di jalanan.

Sayangnya saat ini Apple Vision Pro hanya baru dijual di Amerika Serikat saja.

Dikutip dari MacRumor, peluncuran ini akan diperluas ke negara lain seperti Kanada dan Inggris menjelang akhir tahun 2024.

Membedah Apple Vision Pro

Hadirnya gadget baru Apple ini membuat kelompok pegiat gadget yakni iFixit melakukan uji coba pembongkaran.

Adapun proses pembongkaran dilakukan untuk mengetahui kondisi bagian dalam kacamata dan melihat apa saja kelemahannya.

iFixit pun mengunggah video pembongkaran kaca mata Apple Vision Pro ini di Youtube, tapi nampaknya video tersebut akan dibagi menjadi dua bagian.

"Vision Pro adalah perangkat Apple yang memiliki komponen cukup kompleks dan sulit dibongkar, saking sulitnya kami membutuhkan dua video untuk membahas pembongkaran perangkat ini," ujar iFixit dikutip dari YouTube mereka.

Pada video pertama, iFixit memperlihatkan bahwa Vision Pro memiliki kerumitan ketika dibongkar. Meskipun di bagian awal pelepasan aksesori dapat dilakukan dengan mudah.

iFixit pun memperlihatkan bagian pertama pembongkaran meliputi baterai, tali pengikat, busa pelindung mata, speaker, dan lain sebagainya.

Kemudian bagian kedua, Vision Pro mulai terlihat memiliki berbagai lensa yang bisa memantulkan atau memproyeksikan gambar dengan proses yang disebut cukup kompleks.

Bagian ketiga pembongkaran kemudian memperlihatkan sejumlah komponen utama yang meliputi kamera, sensor, papan inti alias logic board, mesin penggerak (motor).

Pembongkaran kemudian berhenti, tanpa adanya penilaian. Nantinya penilaian akan dilakukan di video kedua, di mana iFixit juga akan menjabarkan berbagai kelebihan dan kelemahan gadget.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper