Memanfaatkan Data Satelit untuk Peningkatan Pertanian

Mia Chitra Dinisari
Sabtu, 6 Januari 2024 | 16:39 WIB
Stasiun bumi Satelit Satria./ Bisnis-Leo Dwi Jatmiko
Stasiun bumi Satelit Satria./ Bisnis-Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Data satelit bukan hanya berguna dalam bidang telekomunikasi.

Satelit membentuk jaringan yang memungkinkan kalian untuk berkomunikasi tanpa batas, baik melalui telepon, internet, maupun televisi. Indonesia dikenal sebagai negara agraris, di mana pertanian adalah salah satu sektor utama dari perekonomian.

Tapi, data satelit ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia.

Tim Neale, Direktur Utama, DataFarming, mengatakan, dengan banyaknya satelit yang mengelilingi bumi saat ini, manusia bisa melihat banyak hal dari atas, sampai ke hal-hal mendetail sekalipun.

Mulai dari memonitor pertumbuhan padi setiap beberapa harinya, hingga kesehatan tanaman kelapa sawit. Tetapi hal yang paling penting adalah memberikan informasi dan wawasan serta penanganan yang tepat di lapangan guna memberi solusi terhadap tantangan-tantangan yang dihadapi Indonesia.

Dia memaparkan, DataFarming menciptakan Digital AgronomistTM, sebuah platform yang dirancang untuk petani dan para agronomis, menyediakan peta pertanian dari satelit dengan NDVI (indeks vegetasi yang menggambarkan tingkat kehijauan tanaman) yang menargetkan masalah dan memantau lahan pertanian atau perkebunan dengan citra yang diperbarui setiap lima hari.

Teknologi ini dapat menemukan masalah di lapangan, kekeringan, dan kualitas lahan, yang memberikan wawasan penting dari data spasial dan peta pertanian.

Pengguna dapat menghemat waktu dan biaya dengan mengetahui di mana harus melakukan pengujian lahan atau tanah, dan menargetkan solusi seperti pupuk atau air dengan lebih optimal. Untuk perusahaan besar dan mitra industri, DataFarming memiliki platform serupa yang disebut Agri-IntelligenceTM.

Sementara itu, Dedi Rahadian, CEO, PT Inagro Cipta Nusantara, menambahkan dengan solusi pertanian presisi yang dimiliki oleh DataFarming, mereka dapat melihat lahah-lahan pertanian yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga dapat membantu perusahaan-perusahaan dan pelaku industri pertanian dalam mengembangkan, mengelola, serta memperbaiki kinerja dan produktivitas lahan mereka..

Dia memaparkan, dengan data satelit, mereka bisa menganalisa lahan pertanian dan memberikan solusi terbaik, termasuk dalam hal agronomi, panen, dan logistik.

"Sehingga sinergi yang diciptakan oleh DataFarming dan PT Inagro Cipta Nusantara diharapkan menjadi contoh kemitraan antar pihak yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia dan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper