Bos PLN Icon Plus (Iconnet) Blak-blakan soal Peluang Masuk Bisnis FMC

Denis Riantiza Meilanova
Sabtu, 2 Desember 2023 | 18:21 WIB
Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi memaparkan perkembangan bisnis Icon Plus dalam acara media gathering di Bandung, Jumat (2/12/2023)/PLN Icon Plus
Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi memaparkan perkembangan bisnis Icon Plus dalam acara media gathering di Bandung, Jumat (2/12/2023)/PLN Icon Plus
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Penyedia layanan internet tetap PLN Icon Plus (Iconnet) optimistis masifnya pengembangan produk konvergensi atau fixed mobile convergence (FMC) tak akan menggerus pasar bisnis mereka.

FMC merupakan layanan internet WiFi (fixed broadband) dan internet seluler (mobile) yang digabung menjadi satu. Layanan ini tengah gencar dikembangkan oleh para pemain operator seluler.

Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi mengatakan, Icon Plus tak menutup kemungkinan untuk merambah bisnis FMC ke depannya. Namun, konsep layanan yang diberikan akan sedikit berbeda dengan konsep FMC yang ditawarkan operator lain.

Icon Plus, kata Ari, akan berupaya mencari ceruk pasar yang belum banyak dimasuki oleh pemain lain.

"Mungkin sedikit berbeda, nggak cukup FMC. Kami mungkin bangun EFMC atau electric fixed mobile convergence," ujar Ari dalam acara media gathering di Bandung, Jumat (2/12/2023) malam.

Ari menuturkan, Icon Plus kini telah menyediakan paket bundling internet dan layanan smart home system. Bahkan, PLTS atap untuk menjadi solusi smart dan green bagi pelanggannya.

Dengan layanan Icon Plus yang memiliki segmen pasar yang sedikit berbeda dengan operator lainnya, Ari optimistis perusahaannya mampu mengembangkan pangsa pasarnya

"Ini bisa memberikan kelebihan dibandingkan dengan operator yang mengembangkan FMC," katanya.

Ari memandang bahwa potensi pasar bisnis layanan fixed broadband masih terbuka lebar. Apalagi sebagai subholding PLN, Iconnet memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaingnya, yakni memiliki hak eksklusif atau right of way menggunakan jaringan ketenagalistrikan milik PLN.

Adapun, gardu induk yang dimiliki PLN pada umumnya telah memiliki jaringan fiber optik. Dengan memanfaatkan aset-aset yang dimiliki PLN Group, dia yakin Iconnet mampu merambah daerah-daerah yang belum terjangkau provider lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper