Realme GT5 Pro Pakai Chipset Snapdragon 8 Gen 3, Saingi AI Samsung Galaxy S24?

Redaksi
Kamis, 23 November 2023 | 17:34 WIB
Smartphone realme di salah satu pusat perbelanjaan elektronik
Smartphone realme di salah satu pusat perbelanjaan elektronik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Realme, perusahaan smartphone ternama asal China, hadir dengan mesin AI Qualcomm dan chipset Snapdragon 8 gen 3. Mampukah realme menandingi Samsung Galaxy S24 yang meluncur awal 2024?

Diketahui bahwa rumor hadirnya Samsung Galaxy S24 pada Januari 2024 makin kencang, yang menandakan persaingan dalam memperebutkan pasar premium makin ketat. 

Menjelang peluncuran tersebut, realme berkolaborasi bersama Qualcomm dan ArcSoft untuk menciptakan inovasi Realme terbaru, yakni Realme GT5 Pro. 

Product Marketing Director Qualcomm Liu Shenghong mengatakan Realme GT5 Pro akan memberikan pengalaman performa seluler terbaik, dan lensa telefoto periskop yang menampilkan sensor Sony IMX890 terdepan di industri sebagai ponsel pertama di dunia.

Untuk memaksimalkan kekuatan chipset dan lensa telefoto sebagai kamera utama, Realme berkolaborasi dengan Qualcomm untuk memperkenalkan sistem komputasi heterogen pencitraan super-core. 

“Realme GT5 Pro adalah smartphone pertama yang ditenagai prosesor Snapdragon 8 generasi ketiga yang mampu memberikan pengalaman performa baru bagi penggunanya,” kata Liu, dikutip Kamis (23/11/2023). 

Tak hanya itu, Liu menambahkan bahwa ada tiga ISP dari chipset unggulan ini dilengkapi dengan kemampuan pemrosesan yang sangat baik diantaranya mesin Qualcomm AI yang baru, chipset ini membawa kualitas gambar ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga menghasilkan performa gambar yang superior.

Saat memproses setiap frame gambar, sistem ini dapat menggunakan instruksi berbeda dari beberapa prosesor untuk pemrosesan yang sinkron. Artinya peningkatan kecepatan pemrosesan gambar sebesar 44% dan pengurangan konsumsi daya sebesar 10%.

Sebagai sistem pencitraan telefoto super-core Realme GT5 Pro medukung DOL-HDR pada segmen telefoto untuk pertama kalinya.

Melalui strategi pemilihan multi-frame 2x6+1 dan rentang dinamis ultra-tinggi dengan zero-latency HDR secara efektif kamera ini menangani dan mengoptimalkan situasi apa pun dalam cahaya tinggi, menjaga apa yang dilihat mata tetap jernih.

Selain kolaborasi bersama Qualcomm, Realme juga berkerjasama dengan Arcsoft untuk memperkenalkan lensa telefoto ringan yang dirancang dengan meningkatkan teknologi pemrosesan gambar baru dari Realme GT5 Pro.

Vice President of ArcSoft Chen Tao menyampaikan bahwa bersama dengan Qualcomm untuk mencapai pencitraan komputasi end-to-end memungkinkan kualitas gambar dan pencahayaan teks yang lebih baik dalam berbagai situasi.

“ArcSoft dan Realme bersama-sama meningkatkan kualitas gambar cahaya dan bayangan serta meningkatkan algoritma fotografi unggulan,” kata Chen. 

Melalui peningkatan yang komprehensif dalam algoritma unggulan, seperti persepsi semantik, peningkatan kualitas gambar, dan perhitungan cahaya, pengguna dapat menikmati pengalaman foto yang sederhana dan menyenangkan serta mencapai hasil yang unik, dengan mengambil gambar HDR dan bersemangat untuk menciptakan cahaya dan tekstur yang jernih.

Oleh karena itu, Realme menjalin kerjasama strategis antara Qualcomm dan ArcSoft dengan mendalami arsitektur dasar, Realme meningkatkan pencitraan telefoto secara komprehensif. 

Rencana tersebut bertujuan untuk mencapai kualitas gambar yang lebih tinggi, kinerja yang lebih baik dan algoritma yang canggih, serta memberikan fleksibilitas pada pencitraan telefoto.

Lensa telefoto periskop super ringan dengan sensor Sony IMX890 yang digunakan Realme GT5 Pro saat ini merupakan lensa telefoto periskop paling ringan dan sensitif yang pernah ada di industri ponsel pintar.

Lensa telefoto periskop 50MP yang dikombinasikan dengan sistem penstabil OIS + EIS yang kuat, mendukung super zoom hingga 120x, memastikan kejernihan bahkan pada zoom maksimum dan mencapai kualitas gambar telefoto maksimum.

Dari segi perangkat keras, Sony IMX890 memiliki sensor super besar 1/1,56 inci, melampaui OV64B sebesar 76% dan JN1 sebesar 104%. Dengan aperture f/2.6, kamera ini mendukung 3x optical zoom, OIS EIS untuk stabilisasi lebih baik, pelacakan semua piksel, dan teknologi canggih lainnya.

Tingkat sensitivitas cahaya (photosensitivity) secara keseluruhan meningkat sebesar 215% dibandingkan sensor JN1 dengan menghasilkan kinerja yang lebih baik dalam kondisi minim cahaya sehingga memungkinkan pengguna mengambil foto yang jelas dan terlihat setiap saat. (Afaani Fajrianti)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper