Semester I/2023, Jumlah Transaksi Tokopedia (GOTO) Melesat di Wilayah Timur Indonesia

Crysania Suhartanto
Rabu, 2 Agustus 2023 | 11:20 WIB
Seorang pengemudi pengiriman Gojek mengambil pesanan PT Tokopedia di pusat pemenuhan di Jakarta, Indonesia, pada Senin, 12 Desember 2022. - Bloomberg/Dimas Ardian
Seorang pengemudi pengiriman Gojek mengambil pesanan PT Tokopedia di pusat pemenuhan di Jakarta, Indonesia, pada Senin, 12 Desember 2022. - Bloomberg/Dimas Ardian
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tokopedia, platform e-commerce bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), mencatatkan peningkatan jumlah transaksi tertinggi pada semester I/2023 berasal dari masyarakat di wilayah timur Indonesia.

Corporate Affair Lead Tokopedia Antonia Adega menyatakan daerah di Nduga di Papua Pegunungan, Maluku Barat Daya, dan Raja Ampat memiliki kenaikkan jumlah transaksi hingga delapan kali lipat.

“Sementara beberapa wilayah yang mengalami kenaikan tertinggi jumlah transaksi, antara lain Nduga (Papua Pegunungan), Maluku Barat Daya (Maluku) dan Raja Ampat (Papua Barat Daya), dengan rata-rata peningkatan 8 kali lipat,” jelas Antonia di rilisnya, dikutip Rabu (2/8/2023).

Selain itu, beberapa wilayah seperti Aceh Tenggara, Sampang di Jawa Timur, dan Bulukumba di Sulawesi Selatan juga mengalami pertumbuhan penjual hingga dua kali lipat.

Antonia bercerita pengiriman terjauh pada semester I/2023 bahkan dilakukan dari Banda Aceh (Aceh) ke Merauke (Papua Selatan) untuk produk jersey dan celana sepeda.

Menurutnya, peningkatan ini tidak terlepas dari strategi yang menghadirkan Hyperlocal Tokopedia di berbagai wilayah di Indonesia.

Mengutip laman Tokopedia, Hyperlocal ini adalah program Tokopedia untuk mendukung para pegiat bisnis lokal di berbagai daerah di Indonesia dengan melakukan sejumlah kegiatan dan kampanye. 

Hal ini juga dilakukan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Alhasil, menurut riset kolaborasi Tokopedia dan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) pada 2019-2021, rata-rata persentase pertumbuhan ekonomi di kota tanpa Hyperlocal tercatat sebesar 1,26 persen. 

Sementara kota yang mendapat program Hyperlocal mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 2,78 persen.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada lebih dari 14 juta penjual di Tokopedia, yang mana semuanya terdiri atas pelaku UMKM.

Lebih lanjut, Tokopedia juga mengklaim sekitar 99 persen masyarakat kecamatan di Indonesia sudah dapat mengakses Tokopedia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper