NFT Lesu, Transaksi Mingguan Turun Drastis

Crysania Suhartanto
Senin, 10 Juli 2023 | 14:35 WIB
Warga mengakses situs Opensea, marketplace yang menjual karya non-fungible token (NFT) di Jakarta, Minggu (13/2/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga mengakses situs Opensea, marketplace yang menjual karya non-fungible token (NFT) di Jakarta, Minggu (13/2/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan analitik IntotheBlock melaporkan bahwa NFT (non-fungible token) mengalami kinerja terburuk mingguannya sejak Juni 2021. NFT dikabarkan hanya diperjualbelikan sebanyak 11.6.000 kali merosot lebih dari 100 persen secara tahunan.  

Data IntotheBlock menyebut bahwa jumlah penjualan pada periode 3-10 Juli itu mengalami penurunan hampir 100 persen dari angka tertinggi tahunan, dengan jumlah transaksi mencapai sebesar 510.905 transaksi.

Pencapaian tersebut jauh tertinggal dari angka penjualan mingguan pada masa kejayaan NFT pada akhir Mei 2023 yang mencapai 750.719. 

Sejalan dengan penurunan ini, NFT Price Floor mengungkapkan harga dasar Cyptopunks sudah menurun hingga 41 ETH selama seminggu terakhir, angka terendah sejak Agustus 2021. 

Sementara itu harga dasar Bored Ape Yacht Club (BAYC) BAYC dikabarkan turun 90 persen dalam 18 bulan. 

Harga dasar adalah harga terendah untuk NFT apapun dalam koleksi tertentu. Penurunan harga dasar dapat diartikan bahwa proyek NFT kehilangan daya tarik. 

Selain itu, hal ini diperparah dengan fakta bahwa kinerja buruk ini juga dirasakan oleh koleksi-koleksi dengan nilai besar, yang menetapkan nilai pasar yang tinggi dan stabil dalam periode waktu yang relatif singkat dan dianggap sebagai penentu sentimen pasar.

Analitik OpenSea menyebut bahwa penurunan disebabkan oleh rasa takut, ketidakpastian, dan keraguan para pelaku NFT, yang kemudian berdampak pada daya beli yang menurun secara menyeluruh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper