Twitter Down, Gara-gara Elon Musk?

Mia Chitra Dinisari
Minggu, 2 Juli 2023 | 12:45 WIB
Logo Twitter. /Reuters-Kacper Pempel
Logo Twitter. /Reuters-Kacper Pempel
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ribuan pengguna Twitter telah melaporkan masalah dengan platform media sosial sejak sore kemarin.

Mereka mengeluhkan masalah di situs Down Detector, seperti tidak bisa mencuit, timeline yang menghilang, hingga kehilangan pengikut.

Tidak jelas apa penyebab masalah tersebut atau berapa lama mereka akan bertahan.

Sebelumnya, Elon Musk mengatakan akan melakukan pembatasan pembacaan sementara bagi pengguna "untuk mengatasi tingkat ekstrem pengikisan data dan manipulasi sistem".

Akun terverifikasi akan dibatasi untuk membaca 6.000 postingan per hari, akun yang belum diverifikasi akan dibatasi hingga 600 postingan per hari dan akun baru yang belum diverifikasi hingga 300 per hari.

Dia kemudian memposting bahwa ini akan segera ditingkatkan menjadi 8.000 untuk diverifikasi, 800 untuk tidak diverifikasi dan 400 untuk yang baru tidak diverifikasi.

Laporan pemadaman dimulai pada Down Detector pada pukul 12:19 dan berlanjut sepanjang hari. Tiga jam kemudian, masalah yang sama tetap ada dan pengguna menjadi frustrasi.

Hampir setengah dari masalah yang dilaporkan ada di aplikasi, sepertiga di situs web, dan sisanya di feed Twitter.

Bagi mereka yang masih bisa menggunakan Twitter, #TwitterDown dan #RateLimitExceeded adalah dua tagar trending teratas.

Pengguna telah melaporkan menerima pesan 'batas-batas terlampaui' di halaman Untuk Anda mereka, halaman yang biasanya terdiri dari konten pribadi yang dikurasi tanpa henti.

Banyak pengguna bertanya pada pemilik Twitter, Elon Musk, untuk mendapatkan jawaban.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper