Elon Musk Beli Twitter US$44 Miliar Cuma Buat Bersih-Bersih Medsos

Khadijah Shahnaz Fitra
Senin, 19 Juni 2023 | 10:25 WIB
Elon Musk/Bloomberg
Elon Musk/Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Elon Musk mengatakan alasan utama membeli Twitter senilai US$44 miliar adalah untuk mengubah media sosial tersebut menjadi positif.

Dilansir dari Bloomberg, Senin (19/6/2023), orang terkaya di dunia tersebut berbicara dalam sebuah konferensi di Paris, mengatakan bahwa dia membeli Twitter Inc. karena jejaring sosial ini memiliki "efek korosif" terhadap masyarakat sipil yang ingin diperbaiki.

"Harapan saya adalah untuk mengubahnya dan menjadikannya positif bagi peradaban," ujar Elon Musk sebagai bagian dari diskusi yang luas di konferensi VivaTech pada Jumat di depan sekitar 4.000 orang.

Dia mengatakan bahwa dia yakin sebagian besar pengguna reguler Twitter akan mengatakan bahwa pengalaman mereka di situs tersebut telah meningkat.

Elon Musk juga menyatakan optimismenya terhadap kemampuan Chief Executive Officer yang baru, Linda Yaccarino, dalam menggaet para pengiklan. Penggunaan platform berada di titik tertinggi sejak Linda menjabat.

"Hampir semua pengiklan telah mengatakan bahwa mereka telah kembali, atau mereka akan kembali," katanya.

Adapun, ketika Musk pertama kali mengambil platform berlogo burung birut tersebut, para pengiklan mulai meninggalkan Twitter karena mereka khawatir dengan jenis konten yang akan ditayangkan iklan mereka.

Sejak Oktober 2022, pendapatan iklan Twitter telah menurun sebesar 50 persen. Twitter baru-baru ini kehilangan dua eksekutif yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa situs ini dimoderasi untuk kekerasan, ujaran kebencian, pornografi, dan konten lain yang membuat para pebisnis ragu untuk mempromosikan produk mereka di dalamnya.

Musk mempekerjakan Yaccarino, mantan eksekutif iklan NBCUniversal, untuk meningkatkan hubungan perusahaan dengan merek-merek. Da mengatakan bahwa Yaccarino akan melakukan "pekerjaan yang baik" dalam menangani "kekhawatiran para pengiklan" mengenai pemasangan iklan di jejaring sosial tersebut.

Namun, Musk tetap menyindir tentang pembeliannya senilai US$44 miliar: "Jika saya sangat pintar, mengapa saya membayar begitu mahal untuk Twitter?"

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper