Centang Biru Instagram dan Facebook Tiru Twitter, Ini Kata Elon Musk

Asahi Asry Larasati
Selasa, 21 Februari 2023 | 08:00 WIB
Elon Musk, pendiri SpaceX dan chief executive officer Tesla Inc., saat tiba di acara penghargaan Axel Springer di Berlin, Jerman, belum lama ini/Bloomberg
Elon Musk, pendiri SpaceX dan chief executive officer Tesla Inc., saat tiba di acara penghargaan Axel Springer di Berlin, Jerman, belum lama ini/Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - CEO Twitter Elon Musk ikut berkomentar usai Meta, grup dari Instagram dan Facebook ikut-ikutan jualan akun centang biru seharga US$11,99 per bulan di web dan US$14,99 per bulan di ponsel.

Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan persaingan juga pendapatan yang sebelumnya didapatkan dari iklan.

Dilansir dari Bloomberg, Senin (20/2/2023), CEO Twitter Elon Musk berkomentar terkait langkah yang diambil oleh Meta mengikuti kebijakan media sosial miliknya. 

"Tak terhindarkan," cuit Elon Musk di akun Twitter-nya, Minggu (19/2/2023).

Namun, Meta mengatakan langkah ini mungkin lebih bermanfaat dalam membantu perusahaan mempertahankan konten kreator, yang dapat membayar verifikasi untuk melindungi konten mereka dan membantu unggahan lebih menonjol.

"Peningkatan visibilitas ini tandanya akan ada keunggulan di beberapa area platform seperti pencarian, komentar, dan rekomendasi," kata perusahaan itu.

Pada pertengahan Januari, kurang dari 0,2 persen pengguna aktif bulanan Twitter di Amerika Serikat (AS) telah setuju untuk membayar langganan termasuk Twitter Blue, demikian yang dilaporkan oleh The Information pada awal bulan ini, mengutip dokumen yang telah dilihatnya.

Twitter memperkenalkan kembali layanan ini pada Desember setelah membatalkan peluncuran penawaran premiumnya selama beberapa minggu. Selama inkarnasi pertamanya, beberapa pelanggan menggunakan layanan ini untuk meniru akun-akun terkenal, termasuk akun Elon Musk.

Meta yang mengikuti jejak Twitter akan menawarkan langganan minggu ini untuk pengguna di Australia dan Selandia Baru, dan akan menyertakan proses verifikasi yang membutuhkan ID yang dikeluarkan pemerintah.

Juru bicara Meta menjelaskan selain logo centang biru, langganan ini mencakup perlindungan akun proaktif, akses dukungan akun, dan peningkatan visibilitas serta jangkauan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper