Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Astronom Tangkap Sinyal Radio Misterius dari Luar Angkasa

Sebuah sinyal radio misterius tertangkap oleh astronom dan kini mereka sedang menyelidikinya
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 Januari 2023  |  18:50 WIB
Astronom Tangkap Sinyal Radio Misterius dari Luar Angkasa
Ilustrasi satelit komunikasi - Wikimedia Commons
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Para astronom mendeteksi sinyal radio dari ruang angkasa yang lebih dalam daripada sebelumnya, menggunakan trik kosmik yang pertama kali diprediksi oleh Einstein.

Dengan menggunakan ruang-waktu yang melengkung sebagai kaca pembesar, para astronom telah menangkap sinyal terjauh dari jenisnya dari galaksi terpencil, dan itu dapat membuka jendela tentang bagaimana alam semesta kita terbentuk.

Sinyal frekuensi radio pemecah rekor, diambil oleh Giant Metrewave Radio Telescope (GMRT) di India, berasal dari galaksi SDSSJ0826+5630, terletak 8,8 miliar tahun cahaya dari Bumi, yang berarti sinyal dipancarkan ketika alam semesta kira-kira berukuran sepertiga dari usianya saat ini.

Sinyal itu adalah garis pancaran dari unsur paling purba di alam semesta: hidrogen netral. Sebagai buntut dari Big Bang, unsur ini ada di seluruh kosmos sebagai kabut turbulen yang darinya bintang dan galaksi pertama akhirnya terbentuk. Para astronom telah lama mencari sinyal jauh dari hidrogen netral dengan harapan menemukan saat bintang pertama mulai bersinar, tetapi sinyal tersebut terbukti sulit dikenali, mengingat jaraknya yang luar biasa.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan 23 Desember di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, menunjukkan bahwa efek yang disebut pelensaan gravitasi dapat membantu para astronom menemukan bukti hidrogen netral.

"Sebuah galaksi memancarkan berbagai jenis sinyal radio," kata penulis utama studi Arnab Chakraborty(opens in new tab), kosmolog di McGill University di Kanada, dalam sebuah pernyataan(opens in new tab). "Sampai sekarang, hanya mungkin menangkap sinyal khusus ini dari galaksi terdekat, membatasi pengetahuan kita pada galaksi-galaksi yang lebih dekat ke Bumi."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astronomi olimpiade astronomi stasiun luar angkasa sinyal
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top