DCII Gandeng APJII dan ZTE Luncurkan Node IIX, Ini Keunggulannya

Khadijah Shahnaz Fitra
Selasa, 17 Januari 2023 | 19:53 WIB
PT DCI Indonesia./ Istimewa
PT DCI Indonesia./ Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, BEKASI - PT DCI Indonesia Tbk (DCII), perusahaan penyedia layanan pusat data mengumumkan kerja samanya dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) meluncurkan Node Indonesia Internet Exchange (IIX) di Cibitung, Jawa Barat.

Dalam kerja sama ini pun, ZTE berperan dalam menyediakan router untuk DCII guna mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur digital di sekitar Jakarta.

Deputy President Director DCI Indonesia Tbk (DCII) Marco Cioffi mengatakan kerja sama ini diharapkan akan menjadi node redundansi serta dapat mengurangi risiko Single Point Of Failure (SPOF) yang mampu mencegah terjadinya gangguan internet dalam skala besar.

Marco juga menambahkan selama DCII berdiri sejak 2013, belum pernah mengalami gangguan peladen yang mengakibatkan terjadi galat atau down. Hal ini pun termasuk ketika adanya gangguan listrik di Pulau Jawa.

Dia menjelaskan dalam penyediaan jaringan internet, peladen menjadi salah satu bagian penting. Jika terjadi sesuai pada peladen tersebut, maka antar komputer tidak bisa terhubung.

Kerja sama ini, lanjutnya, akan memberikan solusi atas masalah tersebut. Node IIX akan memberikan ketahanan internet pada infrastruktur yang sudah ada.

"Peluncuran Node IIX di DCI juga akan memberikan redundansi 1:1 dengan dukungan pusat data yang memiliki waktu aktif 100 persen sejak pertama kali didirikan pada 2013,” ujarnya, Selasa (17/1/2022).

Marco menuturkan kerja sama ini sejalan dengan salah satu agenda prioritas pemerintah untuk mengakselerasi transformasi digital di Indonesia.

Hadirnya Node IIX, lanjutnya, menjadikan perusahaan milik Toto Sugiri menjadi pusat data Tier IV pertama di Asia Tenggara. Selain itu, anggota APJII juga mudah untuk terhubung dengan Node IIX.

Dalam kesmepatan yang sama, Ketua Umum APJII Muhammad Arif mengatakan kehadiran fasilitas ini akan memenuhi kebutuhan internet masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh APJII pada 2022, total pengguna internet Indonesia tumbuh menjadi 210 juta selama periode 2021-2022, dengan tingkat penetrasi 77,02 persen.

Arief menilai lokasi Node IIX yang berada di fasilitas DCI Indonesia menjadi nilai tambah tersendiri, karena DCII merupakan perusahaan pusat data Tier IV pertama di Asia Tenggara.

“Menurut saya, kerja sama APJII dengan DCII ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan dan komitmen bersama dalam mendukung percepatan ekonomi digital Indonesia,” ujar Arif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper